Kadin Jatim Siap Ledakkan Ekonomi Daerah: UMKM & Digitalisasi Jadi Kunci Utama!

Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM – Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur resmi dilantik dalam sebuah acara yang berlangsung penuh energi dan optimisme di Surabaya, kemarin. Kepengurusan baru ini langsung menyatakan komitmen untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur melalui penguatan UMKM, adopsi teknologi, serta infrastruktur yang mumpuni.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Kadin Jatim Anindya Bakrie menegaskan bahwa sinergi antara sektor industri besar dan usaha mikro kecil menengah adalah kunci untuk memacu perekonomian regional.

Sekitar 30 persen PDRB Jawa Timur ditopang oleh sektor industri pengolahan yang didukung perdagangan dan pertanian berskala besar,” ujarnya.
Anindya juga menyoroti kekuatan UMKM Jawa Timur yang mencakup sekitar 99 persen unit usaha, mulai dari sektor makanan dan minuman, tekstil, alas kaki, hingga perikanan.

Menurut Anindya, pertumbuhan UMKM di Jawa Timur bukan sekadar angka statistik unit-unit usaha kecil itu menjadi fondasi ekonomi yang kuat dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

Pengurus Bidang UMKM Berfoto bersama usai pelantikan

“Target pertumbuhan ekonomi Jawa Timur kami dorong agar bisa mencapai 8 persen, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto,” katanya dalam Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pengurus (Kadin) Jatim 2025–2030 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu 1 Februari 2026.

Prioritas pertama adalah mendorong terciptanya iklim usaha yang kondusif melalui kemudahan berusaha, kepastian hukum, serta penyediaan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.

Prioritas kedua yaitu bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jatim untuk merencanakan misi dagang ke sembilan provinsi di dalam negeri dan empat negara luar negeri pada tahun ini demi mendorong sektor perdagangan.

Prioritas ketiga yakni pengembangan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang akan dilaksanakan bersama Tim Koordinasi Vokasi Daerah karena aspek ini memiliki kontribusi sekitar 60-70 persen terhadap pertumbuhan ekonomi.

Prioritas keempat adalah adopsi teknologi dan digitalisasi yang merupakan sebuah langkah keharusan khususnya bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing dan naik kelas.

Prioritas kelima diarahkan pada pengembangan industri hijau dan green jobs melalui standar kompetensi green soft skills yang diusulkan menjadi standar nasional.

Prioritas keenam adalah penguatan infrastruktur yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dan prioritas ketujuh yakni pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian daerah.

Sebagai informasi, sebanyak 400 pengurus Kadin Jatim dengan 32 bidang usaha baru saja dilantik sehingga menjadi momentum konsolidasi dunia usaha untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

Mendukung visi tersebut, Yusuf Karim Ungsi, tokoh pegiat ekonomi kreatif dan pengusaha di industri MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition), resmi diangkat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang UMKM. Yusuf menyampaikan bahwa dirinya akan fokus memperkuat ekosistem digital dan adopsi teknologi bagi pelaku UMKM.

“UMKM kini harus bertransformasi dengan teknologi agar mampu bersaing tidak hanya di pasar domestik tetapi juga global. Digitalisasi bukan pilihan, tapi keharusan,” tegas Yusuf.

Ia menggarisbawahi beberapa prioritas program Kadin Jatim yang akan menjadi fokus dalam kepengurusan periode ini, antara lain:

🔹 Prioritas keempat: Adopsi teknologi dan digitalisasi sebagai strategi utama agar UMKM naik kelas.
🔹 Prioritas keenam: Penguatan infrastruktur yang selama ini menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur.
🔹 Prioritas ketujuh: Pemberdayaan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi daerah melalui pelatihan, akses modal, dan pasar.

Para pelaku usaha serta pemerintah daerah menyambut baik komitmen Kadin Jatim tersebut. Sinergi antara sektor industri besar dan ratusan ribu UMKM diharapkan bisa menciptakan ekosistem yang inklusif dan produktif, sehingga membuka lebih banyak kesempatan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Dengan momentum pelantikan ini, Kadin Jatim berharap roda ekonomi bisa bergerak lebih cepat, adaptif terhadap perubahan zaman, dan membawa Jawa Timur makin unggul di era digital ekonomi.

Need Help? Chat with us