PSHW-TM Madiun Gelar Kirab Tiga Zaman, Tegaskan Komitmen Melestarikan Nilai Tradisi

Madiun, INFOJAWATIMUR.COM –

Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) menggelar Kirab Pusaka Tiga Zaman di Padepokan PSHW-TM, Jalan Doho, Kelurahan Winongo, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Rabu malam (24/6/2026) hingga Kamis dini hari (25/6/2026) pukul 03.00 WIB. Kegiatan yang diikuti sebanyak 123 peserta tersebut menjadi wujud komitmen PSHW-TM Madiun dalam melestarikan nilai-nilai tradisi dan memperkuat jati diri perguruan di tengah arus modernisasi.

Kirab Pusaka Tiga Zaman merupakan bagian dari rangkaian tradisi menjelang Suran Agung yang tidak hanya dimaknai sebagai ritual tahunan, tetapi juga menjadi ruang untuk meneguhkan nilai-nilai budaya, persaudaraan, serta tanggung jawab menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan relevan bagi generasi penerus.

Kirab ini merepresentasikan kesinambungan nilai dari tiga zaman, yakni masa lalu, masa kini, dan masa depan. Di dalamnya terkandung pesan moral tentang kejujuran, kedisiplinan, persaudaraan, serta komitmen menjaga dan mewariskan budaya di tengah dinamika perkembangan zaman.

Mengusung slogan “Menyatukan Warisan, Merawat Tradisi, dan Menyongsong Peradaban”, PSHW-TM Madiun menegaskan bahwa tradisi bukan sekadar seremonial, melainkan fondasi pembentukan karakter serta pedoman dalam kehidupan bermasyarakat.

Rute kirab dimulai dari Padepokan PSHW-TM di Jalan Doho, kemudian melintasi Jalan Pajajaran, Jalan Majapahit, Jalan Gajah Mada, Jalan Wirabumi, hingga menuju Jalan Sarean. Di lokasi tersebut, peserta melaksanakan doa bersama di Makam Ki Ngabehi Soerodiwirjo sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri perguruan, sebelum kembali ke padepokan.

Melalui Kirab Pusaka Tiga Zaman, PSHW-TM kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kelestarian tradisi, memperkuat nilai-nilai persaudaraan, serta mewariskan budaya luhur kepada generasi penerus sebagai bekal menghadapi tantangan zaman.

Need Help? Chat with us