Berita  

Pemerintahan Prabowo-Gibran Dukung Pelatnas Panjat Tebing Menuju Olimpiade 2028

Pendanaan program pembinaan jangka panjang kembali berjalan sejak pertengahan Agustus 2026 setelah sempat terkendala efisiensi anggaran.

Sertifikatin 1

Sekretaris Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) Wahyu Pristiawan Buntoro mengatakan pemerintahan Prabowo-Gibran terus memberikan dukungan terhadap pengembangan panjat tebing nasional selama dua tahun terakhir. Dukungan tersebut mencakup pembinaan jangka panjang untuk mempersiapkan atlet menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Menurut Wahyu, keberlanjutan dukungan pemerintah menjadi unsur penting dalam menjaga program pembinaan atlet agar berjalan konsisten. Ia menyampaikan hal itu saat dihubungi dari Jakarta, Jumat.

Pendanaan pelatnas kembali berjalan

Wahyu menjelaskan, dukungan kepada para atlet, termasuk Desak Made Rita Kusuma Dewi dan atlet lainnya, tetap berlangsung selama dua tahun pemerintahan saat ini. Namun, program pembinaan sempat menghadapi kendala efisiensi anggaran pada awal 2026.

Kondisi tersebut, kata dia, tidak berlangsung lama. Pendanaan untuk program pembinaan kemudian kembali berjalan sesuai kebutuhan yang telah direncanakan PP FPTI. Salah satu bentuk dukungan itu terlihat dari berlanjutnya pendanaan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang.

Pendanaan pelatnas yang disiapkan untuk menghadapi Olimpiade Los Angeles 2028 kembali berjalan secara semestinya sejak pertengahan Agustus 2026. Dengan demikian, federasi dapat melanjutkan proses pembinaan secara optimal.

Wahyu menilai dukungan pemerintah diperlukan agar panjat tebing Indonesia dapat terus mencetak prestasi dan mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Ia juga menegaskan bahwa dukungan terhadap cabang olahraga tersebut semestinya tidak bergantung pada siapa pun pemerintahan yang sedang memimpin.

Persiapan menuju kualifikasi Olimpiade

Program pelatnas jangka panjang menjadi bagian dari strategi FPTI untuk memberi waktu pembinaan yang memadai kepada atlet. Persiapan itu diarahkan untuk menghadapi rangkaian kualifikasi pada 2027 demi memperebutkan tiket Olimpiade Los Angeles 2028.

Selain mengejar hasil pada Olimpiade, pembinaan berkelanjutan tersebut ditujukan untuk menjaga regenerasi atlet. Program itu juga diharapkan dapat meningkatkan daya saing Indonesia dalam kompetisi panjat tebing internasional.

Sebelumnya, FPTI telah menyampaikan komitmen untuk melaksanakan program pembinaan multiyear setelah Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Program tersebut menjadi bagian dari persiapan yang lebih panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

Target dua emas di Asian Games

Dalam waktu dekat, FPTI menargetkan Indonesia meraih dua medali emas pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Target tersebut dibidik melalui nomor speed dan lead.

Rangkaian program pembinaan yang didukung pendanaan pemerintah akan menjadi bagian dari upaya federasi menyiapkan atlet menghadapi agenda kompetisi tersebut sekaligus membangun fondasi menuju kualifikasi Olimpiade pada 2027.

Wahyu mengatakan dukungan yang berkesinambungan memungkinkan program pembinaan berjalan sesuai rencana. Dengan keberlanjutan itu, FPTI dapat memusatkan perhatian pada pengembangan prestasi atlet, regenerasi, serta persiapan jangka panjang untuk kompetisi internasional.

Sumber: ANTARA News – Terkini

Home Trending Kontak