Ponorogo, INFOJAWATIMUR.COM –
Kejuaraan Tunas Muda Cup (TMC) IV Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Cabang Ponorogo Tahun 2026 resmi dibuka di Gedung Olahraga (GOR) Singodimedjo Ponorogo, Sabtu (3/10/2026).
Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, 3–4 Oktober 2026, tersebut diikuti 300 atlet dari 24 kontingen. Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan sekaligus penjaringan atlet pencak silat berprestasi di lingkungan PSHW-TM.

Ketua Panitia TMC IV, Anggun Setyaningrum, menjelaskan bahwa kejuaraan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang diarahkan untuk mengembangkan kemampuan atlet usia dini dan remaja, termasuk dalam aspek prestasi, mental, dan sportivitas.
Kategori yang dipertandingkan meliputi seni dan tanding untuk kelompok Usia Dini 1, Usia Dini 2, Pra Remaja, dan Remaja. Peserta berasal dari sanggar atau ranting di lingkungan PSHW-TM Cabang Ponorogo maupun dari luar Ponorogo.
Ketua PSHW-TM Cabang Ponorogo, Gesit Baskoro, menyampaikan apresiasi kepada Bidang Prestasi dan panitia penyelenggara. Ia berharap Tunas Muda Cup dapat terus dikembangkan sebagai sarana menjaring atlet berprestasi untuk mengikuti kompetisi pada jenjang berikutnya.

Sementara itu, Ketua IPSI Kabupaten Ponorogo, H. Amrizal, ST, mengingatkan para peserta agar memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung sportivitas dan persaudaraan.
Ia menegaskan bahwa kemenangan maupun kekalahan merupakan bagian dari proses. Karena itu, para atlet diharapkan tidak berlebihan saat meraih kemenangan dan tetap menjaga semangat ketika mengalami kekalahan.
Dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan juga disampaikan Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). Melalui Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga, Wakhid Purwanto, S.Sos., pemerintah daerah berharap Tunas Muda Cup dapat terus dilaksanakan secara rutin dan berkembang pada tahun-tahun mendatang.
Pembukaan kejuaraan ditandai dengan pemukulan gong secara bersama-sama oleh jajaran PSHW-TM, panitia, perwakilan IPSI, KONI, Disbudparpora, serta Polres Ponorogo.

Melalui kejuaraan tersebut, pembinaan atlet pencak silat usia dini dan remaja diharapkan dapat terus berjalan, dengan mengedepankan prestasi, sportivitas, budi luhur, dan persaudaraan.


















