Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menyiapkan penanganan sejumlah ruas jalan lingkungan dan akses menuju objek wisata di Pulau Karimunjawa. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan di salah satu destinasi unggulan Jepara.
Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan ruas jalan dengan kondisi kurang baik akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Penanganan awal dijadwalkan melalui program klinik jalan yang akan dijalankan pada tahun ini.
“Ruas jalan yang kondisinya kurang baik akan menjadi perhatian pemerintah daerah,” kata Witiarso di Jepara, Sabtu.
Program itu ditujukan untuk menangani jalan yang saat ini masih memerlukan perbaikan. Pemerintah kabupaten akan menentukan ruas yang ditangani berdasarkan tingkat kebutuhan, sehingga jalan dengan kondisi paling mendesak dapat didahulukan.
Akses menuju kawasan wisata menjadi perhatian
Selain jalan kabupaten, Pemkab Jepara turut menyoroti akses jalan desa yang menghubungkan kawasan wisata, hotel, dan resor di wilayah Kemujan, Karimunjawa. Akses tersebut dinilai perlu disiapkan melalui perencanaan yang matang agar dapat memperoleh intervensi dari pemerintah kabupaten.
Witiarso menyampaikan bahwa jalan desa menuju lokasi wisata dan akomodasi yang banyak digunakan masyarakat akan dibuatkan rencana penanganan. Pengerjaannya direncanakan mulai dilakukan pada tahun depan.
“Direncanakan tahun depan mulai digarap,” ujar Witiarso.
Ia menegaskan, pembangunan infrastruktur tidak dilakukan sekaligus tanpa mempertimbangkan kebutuhan. Penanganan akan disusun berdasarkan skala prioritas agar perbaikan ruas jalan memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung akses menuju kawasan wisata.
Data kondisi jalan di Kemujan
Kepala Desa atau Petinggi Kemujan Mas’ud Dwi Wijayanto mengatakan masih terdapat sejumlah ruas jalan di wilayahnya yang membutuhkan penanganan. Ruas tersebut mencakup jalan kabupaten maupun jalan desa.
Berdasarkan data yang disampaikan, total panjang jalan kabupaten di Kemujan mencapai 11.185 meter. Dari jumlah itu, 6.584 meter berada dalam kondisi baik, 3.951 meter berkondisi kurang baik, sedangkan 650 meter mengalami kerusakan berat atau belum terbangun.
Kondisi jalan desa menunjukkan kebutuhan penanganan yang lebih besar pada ruas yang rusak berat. Dari total panjang 8.836 meter, jalan desa yang berada dalam kondisi baik mencapai 3.311 meter. Sementara itu, 1.962 meter berkondisi kurang baik dan 3.563 meter mengalami kerusakan berat.
Penanganan dilakukan bertahap
Data tersebut menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk menyusun penanganan akses jalan di Karimunjawa secara bertahap. Perencanaan akan disesuaikan dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah.
Dengan skema tersebut, Pemkab Jepara menyiapkan dua arah penanganan, yakni pelaksanaan program klinik jalan untuk ruas yang membutuhkan perbaikan pada tahun ini serta perencanaan intervensi terhadap akses jalan desa menuju kawasan wisata, hotel, dan resor untuk mulai dikerjakan tahun depan. Namun, pelaksanaan tetap akan mengikuti penentuan skala prioritas yang ditetapkan pemerintah daerah.
Sumber: ANTARA News – Bisnis


















