PPNS Tandatangani MoU dengan Pelaku UMKM dan Koperasi Ledok Kulon demi Wujudkan Sentra Industri Berdaya Saing Global

PPNS dengan Pelaku UMKM dan Koperasi Ledok Kulon

Bojonegoro, INFOJAWATIMUR.COM – Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) resmi menjalin kemitraan strategis dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi di Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro Kota, melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Langkah ini menjadi tonggak awal kerja sama antara perguruan tinggi dan ekosistem usaha lokal dalam mendorong transformasi kawasan tersebut menjadi sentra industri yang modern dan berkelanjutan.

Penandatanganan MoU dilakukan bersama tiga pihak sekaligus, yaitu pelaku UMKM industri arang, Asosiasi UMKM tahu dan tempe, serta unit koperasi Kelurahan Ledok Kulon. Rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari kunjungan lapangan dan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan dosen, mahasiswa lintas jurusan, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi implementasi dua program riset yang diinisiasi PPNS. Pertama, penelitian bertajuk “Analisis Hambatan Manajerial, Pemasaran, dan Keuangan UMKM dalam Memasuki Pasar Internasional” yang diketuai oleh Ayu Lestari, S.E., M.M. Kedua, penelitian berjudul “Implementasi Maqashid Syari’ah dalam Edukasi Produksi Hasil Laut Berkelanjutan: Studi Analisis Etika Produksi Berbasis Syariat Islam” yang diketuai oleh Hana Malihatul, M.Pd.

Selama kunjungan, tim PPNS meninjau langsung tiga sektor usaha unggulan di Ledok Kulon, yakni industri arang, sentra produksi tahu dan tempe, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Pemetaan potensi dan hambatan dilakukan secara menyeluruh guna merancang program pendampingan yang tepat sasaran dan berdampak nyata bagi perekonomian warga.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama yang terjalin, PPNS merancang sejumlah program pengembangan di bidang koperasi, antara lain digitalisasi sistem pemantauan operasional untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan dan administrasi anggota. Program tersebut juga mencakup peningkatan kapasitas produksi bahan baku tahu guna menjaga stabilitas suplai bagi UMKM pangan lokal di kawasan itu.

Di sisi lain, PPNS turut merencanakan sosialisasi literasi halal dan pelatihan peningkatan kemampuan ekspor produk UMKM. Penguatan pemahaman standarisasi, sertifikasi halal, serta strategi pemasaran internasional dinilai krusial agar produk unggulan Ledok Kulon mampu bersaing di pasar global yang semakin ketat.

Perhatian khusus juga diberikan pada sektor lingkungan, khususnya optimalisasi pengelolaan IPAL. PPNS menjajaki penerapan sistem digitalisasi pemantauan proses pengolahan limbah, sekaligus mengkaji pemanfaatan hasil limbah sebagai bahan baku ekonomi sirkular dan pengembangan energi hijau yang mendukung produksi ramah lingkungan.

Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menyatakan apresiasinya atas keterlibatan aktif perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi lokal.

“Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat adalah kunci untuk meningkatkan kualitas produk lokal dan memperkuat kemandirian ekonomi warga. Kami sangat menyambut baik kolaborasi seperti ini.”

Sementara itu, menurut M. Basuki Rahmat salah satu peneliti PPNS yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kemitraan ini bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi nyata untuk mendorong inovasi yang memberi dampak langsung bagi masyarakat. PPNS berkomitmen untuk hadir tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Melalui kemitraan dan MoU yang telah ditandatangani, PPNS berharap sentra industri Ledok Kulon dapat terus bertumbuh menjadi kawasan usaha yang modern, kompetitif, dan berlandaskan prinsip keberlanjutan. Kolaborasi lintas sektor antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, koperasi, dan masyarakat diharapkan membuka peluang baru yang lebih luas bagi kemajuan ekonomi Kabupaten Bojonegoro.

Need Help? Chat with us
Exit mobile version