Sengit! Pasuruan United Imbangi Persid Jember, Laga Hidup Mati Menanti di Partai Pamungkas

INFOJAWATIMUR.COM-Pertandingan sengit bertensi tinggi tersaji dalam lanjutan Babak 32 Besar Liga 4 Nasional 2025-2026 Grup X. Bertanding di Stadion Jember Sport Garden (JSG) pada Sabtu (13/6/2026) sore WIB, tuan rumah Persid Jember harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Pasuruan United.

Merespons hasil tersebut, arsitek Pasuruan United yang juga legenda sepak bola Indonesia, Bio Paulin, menyebut anak asuhnya hanya kurang beruntung. Mantan bek tangguh Persipura Jayapura itu menilai skuad Laskar Lapadi sebenarnya tampil dominan dan menciptakan banyak peluang emas, namun gagal dikonversi menjadi gol kemenangan.

“Kami hanya kurang beruntung hari ini. Ada beberapa peluang matang yang terbuang sia-sia. Namun, itulah sepak bola, tim lawan juga bermain cukup bagus dan solid,” ungkap Bio Paulin seusai pertandingan.

Meski gagal mengamankan poin penuh, Bio tetap mengapresiasi daya juang para pemainnya yang pantang menyerah sepanjang 90 menit. “Jika memang belum momennya, kami tidak bisa berbuat apa-apa. Hari ini mungkin bukan hari kami, tapi kami tetap menerima hasil ini dengan lapang dada daripada harus menelan kekalahan,” tambahnya.

Jalannya Pertandingan: Sentuhan Magis Perubahan Strategi Bermain di hadapan publik sendiri, Persid Jember langsung mencoba mengambil inisiatif serangan sejak awal. Namun, rapatnya barisan pertahanan kedua tim membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Kebuntuan akhirnya pecah sesaat setelah turun minum. Pada menit ke-47, sorak-sorai 405 penonton yang memadati stadion berkapasitas 20 ribu kursi tersebut bergemuruh. Penyerang Persid Jember, Ahmad Dedi, sukses menjebol gawang Pasuruan United dan mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Merespons ketertinggalan, Bio Paulin bergerak cepat dengan melakukan pergantian taktis yang jenius pada menit ke-51. Ia menarik keluar Racksa Surya Wijaya dan memasukkan striker bertipe pelari, Ricko Hardiansyah. Keputusan ini terbukti menjadi petaka bagi lini belakang Persid Jember.

Masuknya Ricko langsung menghidupkan daya gedor Pasuruan United. Meski sempat diganjar kartu kuning pada menit ke-58 karena tensi pertandingan yang meninggi, Ricko sukses membayar tuntas dengan mencetak gol penyama kedudukan sepuluh menit kemudian. Tepat pada menit ke-68, sontekan akuratnya berhasil menaklukkan penjaga gawang Persid, Rahmad Taufiq Hidayat. Skor imbang 1-1 bertahan hingga peluit panjang ditiup.

Skenario Lolos dan Evaluasi Total Hasil imbang ini membuat posisi Pasuruan United berada di situasi yang cukup rumit. Tim asuhan Bio Paulin kini baru mengantongi dua poin dari dua laga, setelah pada pertandingan sebelumnya juga bermain imbang 1-1 melawan Persiharjo.

Untuk bisa mengamankan tiket lolos ke babak berikutnya, Pasuruan United tidak punya pilihan lain selain wajib menang di laga pamungkas melawan pemuncak klasemen sementara Grup X, Persak Kebumen.

Menatap partai hidup mati tersebut, Bio Paulin menegaskan akan segera melakukan evaluasi total, terutama terkait rotasi dan kebugaran pemain. “Menjelang pertandingan terakhir menghadapi pemimpin grup, kami pasti akan melakukan evaluasi dan rotasi. Ada beberapa pemain yang terkena akumulasi kartu dan juga cedera, kami harus siap menghadapi situasi ini,” pungkasnya.

Need Help? Chat with us
Exit mobile version