Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM – Hari Lahir (HarLah) ke-17 Sanggar Seni Surya Sumirat Surabaya menjadi momentum istimewa dalam upaya menanamkan nilai-nilai seni dan budaya kepada generasi muda. Selama hampir dua dekade, sanggar ini konsisten menjadi ruang belajar, berproses, dan berkarya bagi semua kalangan, sekaligus menjadi benteng pelestarian budaya terutama dalam hal Pambiwara atau MC Jawa,di tengah arus modernisasi.
Acara peringatan HarLah ke-17 ini turut dihadiri oleh Kepala Kelurahan Gayungan Surabaya, M. Afrizal, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas keberadaan Sanggar Seni Surya Sumirat di wilayah Gayungan. Menurutnya, kehadiran sanggar seni dan budaya menjadi aset penting bagi lingkungan, karena mampu menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat sekaligus membangun karakter melalui seni.
Afrizal juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan sanggar. Ke depan, pihak kelurahan akan berupaya menggandeng para karang taruna di wilayah Gayungan agar turut serta belajar dan berproses dalam bidang seni dan budaya di Sanggar Seni Surya Sumirat. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antar elemen masyarakat sekaligus memperluas jangkauan pembinaan seni bagi generasi muda.

Dengan semangat kebersamaan dan tekad melestarikan budaya, peringatan 17 tahun ini bukan sekadar perayaan usia, tetapi juga peneguhan komitmen untuk terus berkarya, menginspirasi, dan menanamkan kecintaan terhadap seni budaya kepada generasi penerus bangsa.
















