Pastikan SPMB 2026 Transparan dan Adil, Gubernur Khofifah Tinjau Kesiapan SMAN 5 Surabaya

Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM – Menjelang bergulirnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan peninjauan langsung ke SMA Negeri 5 Surabaya. Kunjungan strategis ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan penerimaan siswa baru di salah satu sekolah favorit di Kota Pahlawan tersebut berjalan lancar dan tanpa kendala.
Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah tidak sendiri. Ia turut didampingi oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Timur, Dr. Aries Agung Paewai, serta disambut langsung oleh Pelaksana Harian (Plh) Kepala SMAN 5 Surabaya, Drs. Moh. Zainuri, M.Pd. Rombongan terpantau mengecek berbagai aspek kesiapan sekolah, mulai dari infrastruktur layanan hingga kesiapan panitia lokal.


Komitmen Pemprov Jatim untuk Pendidikan yang Merata
Kunjungan orang nomor satu di Jawa Timur ini menjadi wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam mengawal mutu dan sistem pendidikan. Pemprov Jatim ingin memastikan bahwa proses SPMB 2026 berjalan dengan prinsip transparan, akuntabel, dan berkeadilan.


Hal ini sangat penting untuk menepis kekhawatiran masyarakat terkait kendala teknis maupun kecurangan, sekaligus menjamin bahwa setiap calon peserta didik mendapatkan hak serta akses pendidikan yang sama dan adil.


SMAN 5 Surabaya Siap Berikan Layanan Terbaik
Sementara itu, Plh. Kepala SMAN 5 Surabaya, Drs. Moh. Zainuri, M.Pd., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas perhatian dan dukungan penuh dari Pemprov Jatim serta Dinas Pendidikan. Ia menegaskan bahwa pihak sekolah telah melakukan berbagai persiapan matang untuk menyambut para calon siswa baru.


Sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan, SMAN 5 Surabaya terus berupaya menyelaraskan diri dengan kebijakan pendidikan pemerintah daerah. “Sekolah kami terus berupaya memberikan layanan pendidikan terbaik serta mendukung kebijakan yang berorientasi pada mutu, pemerataan, dan kemajuan generasi muda Jawa Timur,” jelas pihak sekolah dalam keterangannya.
Dengan adanya inspeksi langsung dari Gubernur dan Kadisdik Jawa Timur, diharapkan pelaksanaan SPMB 2026 dapat mencetak standar baru dalam pelayanan publik di bidang pendidikan, serta membawa dampak positif bagi kemajuan sumber daya manusia di masa depan.

Need Help? Chat with us