Bantu UMKM Naik Kelas, Dosen PPNS Beri Edukasi Pemasaran Digital Lewat WhatsApp hingga QR Code

INFOJAWATIMUR.COM – Perkembangan era digital saat ini membuka peluang emas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas jangkauan pasar dan mempermudah komunikasi dengan pelanggan.

Sebagai wujud nyata dalam mendukung adaptasi teknologi tersebut, tim dosen dari Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat di Sidoarjo pada 27 Juni 2026. 

​Kegiatan yang berfokus pada sosialisasi penguatan literasi digital pemasaran ini dirancang agar para pelaku usaha dapat memahami serta mempraktikkan teknologi digital sederhana dalam rutinitas bisnis mereka. 

​Dalam pemaparannya, tim PPNS menyoroti pergeseran perilaku konsumen modern yang kini sangat bergantung pada gawai digital saat mencari informasi produk, mengecek lokasi usaha, hingga melakukan tanya-jawab sebelum membeli. Oleh karena itu, membangun identitas digital menjadi sebuah keharusan agar UMKM lebih mudah dijangkau oleh calon pelanggan.

3 Solusi Digital Praktis untuk UMKM

​Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali dengan tiga materi utama yang sangat aplikatif untuk kebutuhan usaha sehari-hari:

  • Optimalisasi WhatsApp Business: Pelaku UMKM diajarkan cara memaksimalkan fitur-fitur pendukung aplikasi ini guna memberikan layanan yang lebih efektif. Fitur yang diperkenalkan meliputi pengaturan profil usaha, informasi jam operasional, hingga pembuatan katalog produk.
  • Pemanfaatan Google Business Profile: Peserta diedukasi tentang cara meningkatkan visibilitas usaha mereka di mesin pencarian (Google Search) maupun Google Maps. Dengan profil digital ini, konsumen dapat dengan cepat menemukan detail lokasi, jam buka, foto usaha, hingga kontak penjual.
  • Implementasi QR Code: Sebagai langkah inovatif yang mempermudah pelanggan, peserta dikenalkan pada penggunaan kode QR. Kode ini berfungsi sebagai jembatan instan yang langsung mengarahkan konsumen ke kontak UMKM atau profil digital usaha mereka, sehingga komunikasi menjadi jauh lebih cepat.

​Transformasi Digital Tidak Harus Rumit

​Aslikha Amalia, S.ST., M.T., selaku narasumber dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa proses transformasi digital bagi UMKM tidak melulu harus menggunakan teknologi yang rumit. Adaptasi bisa dimulai dari langkah-langkah kecil dan praktis yang langsung menjawab kebutuhan usaha.

​“Digitalisasi UMKM dapat dimulai dari hal sederhana, seperti membuat informasi usaha lebih mudah ditemukan, memanfaatkan WhatsApp Business untuk komunikasi dengan pelanggan, serta menyediakan akses informasi yang praktis melalui QR Code,” jelas Aslikha. Ia menaruh harapan besar agar pemanfaatan teknologi sederhana ini dapat menjadi katalisator bagi UMKM untuk terus berkembang. 

​Melalui inisiatif pengabdian masyarakat ini, PPNS berkomitmen untuk konsisten memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat lewat transfer ilmu pengetahuan yang aplikatif. Penguatan literasi digital ini diharapkan mampu membekali para pelaku UMKM agar semakin tangguh dan siap menghadapi dinamika pola pemasaran di era modern.

Need Help? Chat with us