China Punya Senjata Baru Melawan Amerika, Trump Minggir

China Punya Senjata Baru Melawan Amerika, Trump Minggir

Jakarta,INFOJAWATIMUR.COM – Baidu meluncurkan dua semikonduktor baru untuk kecerdasan buatan (AI). Perusahaan jika China itu menyatakan bahwa hasil yang dimaksud dapat menyediakan daya komputasi yang kuat, berbiaya rendah, dan juga sepenuhnya dikendalikan di dalam di negeri.

Meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat juga China telah terjadi mengakibatkan pembatasan ekspor chip Teknologi AI canggih buatan Negeri Paman Sam ke perusahaan di dalam China. Hal ini kemudian menggalakkan berbagai perusahaan dalam negara itu untuk mengembangkan prosesor sendiri atau mencari alternatif domestik.

Dalam konferensi teknologi tahunan Baidu World, perusahaan yang disebutkan mengemukakan bahwa M100, chip yang berfokus pada tugas inferensi, akan diperkenalkan pada awal 2026. Sementara itu, M300, chip yang mana mampu melakukan pelatihan lalu inferensi, dijadwalkan hadir pada awal 2027, demikian dikutipkan dari Reuters, Hari Jumat (14/11/2025).

Pelatihan merupakan tahapan mendirikan model Kecerdasan Buatan dengan mempelajari pola dari kumpulan data besar, sementara inferensi menggunakan model yang disebutkan untuk menyebabkan prediksi lalu memproses permintaan pengguna.

Baidu, yang digunakan sudah mengembangkan chip internal sejak 2011, juga mengumumkan dua produk-produk “supernode”. Barang seperti ini memanfaatkan kemampuan jaringan tingkat lanjut untuk menghubungkan berbagai chip sekaligus, sehingga dapat menutupi keterbatasan performa dari chip individual.

Sementara perusahaan domestik lain seperti Huawei telah terjadi mengimplementasikan komoditas mirip bernama CloudMatrix 384, yang digunakan terdiri dari 384 chip Ascend 910C.

Para pengamat lapangan usaha mengkaji sistem yang disebutkan lebih besar bertenaga daripada Nvidia GB200 NVL72, salah satu item sistem-level tercanggih dari perusahaan Negeri Paman Sam tersebut. Pada September lalu, Huawei juga mengumumkan rencana untuk meluncurkan hasil supernode yang digunakan lebih tinggi kuat pada beberapa tahun mendatang.

Tianchi 256 milik Baidu, yang akan terdiri dari 256 chip P800, akan tersedia pada paruh pertama tahun depan. Versi yang digunakan lebih tinggi bertenaga, menggunakan 512 chip, akan dirilis pada paruh kedua tahun depan.

Perusahaan itu juga memperkenalkan versi terbaru dari model bahasa besar Ernie, yang dimaksud diklaim unggul tidak ada hanya sekali pada pemrosesan teks, tetapi juga analisis gambar kemudian video.

 

Need Help? Chat with us
Exit mobile version