Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM – Dalam semangat memperingati Hari Santri Nasional, ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, pelajar, dan komunitas muda memadati Alun-Alun Balai Pemuda Surabaya pada Sabtu pagi (18/10). Mereka hadir dalam Talkshow Literasi Digital Finance for Gen Z bertema “Aman Bertransaksi, Bijak Berinvestasi” yang diselenggarakan oleh LPPNU, PC NU Surabaya,Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Acara ini menghadirkan narasumber inspiratif, di antaranya Ari Prabowo, ST., MM., C.M.T., Direktur KAMILATIH Institute, serta Dian Eka Pratiwi, S.Sos., MM., CFP. dari OJK Jawa Timur. Keduanya berbagi wawasan strategis tentang pentingnya literasi digital dan kecerdasan finansial di kalangan anak muda, khususnya Generasi Z yang kini menjadi pengguna aktif teknologi finansial.
Dalam paparannya, Ari Prabowo menegaskan pentingnya membangun mentalitas smart digital user yang tidak hanya konsumtif, tetapi juga produktif.
“Gen Z harus melek keuangan. Jangan hanya jadi pengguna, tapi juga jadi pengendali teknologi finansial. Aman dalam transaksi, bijak dalam investasi, dan beretika dalam digital,” tegasnya di hadapan peserta.
Sementara itu, Dian Eka Pratiwi dari OJK menyoroti pentingnya memahami produk keuangan digital agar tidak terjebak pada investasi bodong atau pinjaman ilegal. Ia mengajak peserta untuk memanfaatkan kanal resmi edukasi dari OJK dan BI guna meningkatkan literasi finansial.
Talkshow ini dimoderatori oleh Mochamad Syafiudin, SE., MHP. dari PCINU Kota Surabaya dan juga menghadirkan Hj. Camelia Habibah, SE., SAP., anggota DPRD Kota Surabaya periode 2019–2024, yang menambahkan perspektif kebijakan publik dalam mendukung generasi muda melek finansial dan digital.
Selain mendapatkan wawasan baru, para peserta juga memperoleh sertifikat, voucher, dan konsumsi gratis. Antusiasme peserta terlihat dari interaksi aktif saat sesi tanya jawab, di mana banyak mahasiswa mengajukan pertanyaan seputar investasi digital, keamanan transaksi online, dan peluang karier di bidang keuangan syariah.
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan nasional literasi digital dan finansial yang diinisiasi oleh Bank Indonesia dan OJK, bertujuan membentuk generasi muda yang cerdas finansial, tangguh digital, dan siap bersaing secara global.
“Talkshow seperti ini perlu terus digalakkan. Karena masa depan ekonomi Indonesia ada di tangan generasi muda yang berdaya digital,” ujar salah satu peserta dengan semangat.
Dengan atmosfer edukatif dan suasana santai di ruang publik, acara ini tidak hanya mengedukasi, tetapi juga menginspirasi. Gen Z Surabaya pun meninggalkan lokasi dengan semangat baru: menjadi generasi yang aman bertransaksi dan bijak berinvestasi.)***RED.