Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM – Tawa, semangat, dan keringat pagi berpadu meriah di One Deck Gastropub, lantai UG ARTOTEL TS Suites Surabaya. Sebanyak 80 peserta yang terdiri dari veteran, istri veteran, serta putra-putri veteran larut dalam suasana kebersamaan saat mengikuti kegiatan Fun Aerobic yang digelar untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025.
Acara dimulai sejak pukul 06.30 hingga 09.00 WIB, diiringi musik penuh semangat dan arahan instruktur senam yang energik. Para peserta tampak antusias bergerak kompak mengenakan seragam loreng, simbol semangat juang dan kebersamaan keluarga besar veteran Republik Indonesia.
Kegiatan ini terselenggara atas kolaborasi antara ARTOTEL TS Suites Surabaya dengan Pemuda Panca Marga (PPM) Ranting Kodam, Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia (PIVERI), serta Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). Selain menjadi bentuk penghormatan terhadap jasa para pahlawan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi lintas generasi di antara keluarga besar veteran.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga bentuk penghargaan dan momen untuk meneladani semangat juang para pahlawan melalui cara yang menyenangkan dan menyehatkan,” ujar perwakilan manajemen ARTOTEL TS Suites Surabaya dalam sambutannya.
Suasana pagi itu terasa hangat dan penuh tawa. Selain senam bersama, panitia juga menyiapkan beragam doorprize menarik yang semakin menambah keceriaan peserta. Banyak di antara mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk bertemu kembali dengan rekan seperjuangan, bercerita, dan bernostalgia tentang masa-masa pengabdian di medan juang.
Salah satu peserta, Farchan, seorang veteran Seroja yang pernah bertugas dalam operasi pembebasan Timor Timur, mengaku sangat senang bisa ikut berpartisipasi.
“Seneng banget, badan jadi gerak, nggak diam aja di rumah. Bisa jaga kesehatan juga, walaupun kalau senam suka ngos-ngosan,” ujarnya sambil tersenyum.
Farchan kemudian menceritakan bahwa kaki kirinya pernah tertembak saat bertugas di Timor Timur — sebuah pengingat nyata tentang pengorbanan yang ia dan rekan-rekannya persembahkan untuk bangsa dan negara. Meski begitu, semangatnya tak pernah surut untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan positif seperti ini.
Kegiatan Fun Aerobic ini menjadi bukti bahwa semangat kepahlawanan tidak hanya hidup di medan perang, tetapi juga dalam upaya menjaga kesehatan, kebersamaan, dan semangat hidup di masa damai. Melalui kegiatan ini, para peserta berharap nilai-nilai disiplin, persaudaraan, dan nasionalisme terus diwariskan kepada generasi muda.
“Kami ingin anak cucu kami tahu, semangat juang itu bisa diwujudkan dalam hal-hal sederhana — seperti tetap aktif, sehat, dan saling mendukung satu sama lain,” tutur salah satu istri veteran yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut.
Menutup acara, para peserta berfoto bersama sambil meneriakkan yel-yel “Semangat Pahlawan Tak Pernah Padam!” — menggema di seluruh area One Deck Gastropub, menandai semangat juang yang tetap menyala meski waktu terus berjalan.)***RED.
Rangkuman lima isu DKI Jakarta sepekan terakhir mencakup penanganan tawuran, APBD Perubahan 2026, bantuan gempa NTT, target emisi, dan polusi dari Suralaya.
Kunjungan tim Auditor INDOCERTI yang terdiri dari Ari Prabowo, Mario Sultan dan Ayu sekaligus menegaskan pentingnya menjadikan proses audit sebagai momentum pembelajaran dan perbaikan berkelanjutan.
Dari dulu hingga sekarang kami berkomitmen untuk menjadikan akomodasi kami ramah lingkungan dan juga family friendly. Mulai dari thematic pool hingga sertifikasi GSTC adalah bagian dari proses yang terus kami jalankan,
“Festival Kemerdekaan telah menjadi salah satu agenda tahunan yang selalu kami nantikan di Aston Sidoarjo. Memasuki tahun keempat, kami melihat antusiasme masyarakat yang semakin luar biasa, baik dari peserta kompetisi,
Ari Perdana, General Manager Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya, mengatakan bahwa keterlibatan Grand Whiz Hotel Praxis Surabaya dalam rangkaian Semarak Merdeka merupakan bentuk dukungan hotel terhadap semangat kebersamaan
Beragam busana adat terlihat dalam upacara tersebut, mulai dari kebaya Jawa, pakaian adat Madura, busana Batak Toba, hingga pakaian tradisional Melayu Pontianak. Perbedaan busana justru menjadi simbol kuatnya persatuan
Perum Bulog menggelar Bulog Cup 2026 di Jakarta dengan melibatkan sekitar 1.500 insan Bulog dari seluruh Indonesia untuk memperkuat kebersamaan dan sportivitas.