
Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM –
Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, penjual musiman hewan kurban mulai bermunculan di sejumlah titik di Kota Surabaya. Lapak penjualan sapi dan kambing tampak berdiri di pinggir jalan hingga lahan kosong yang dinilai strategis untuk menarik perhatian masyarakat.
Salah satu lokasi penjualan hewan kurban terlihat di sisi timur Jalan Ir. Soekarno (MERR), kawasan Rungkut, Surabaya. Deretan sapi dan kambing mulai dipajang guna memenuhi kebutuhan warga yang akan melaksanakan ibadah kurban pada Hari Raya Iduladha mendatang.
Para pedagang mengaku momentum Iduladha menjadi kesempatan untuk meraih penghasilan tambahan. Hewan ternak yang dijual didatangkan dari berbagai daerah di Jawa Timur, dengan kondisi yang telah dipersiapkan untuk kebutuhan kurban masyarakat.
Pemilik lapak “Warung Ternak” yang akrab disapa Gus Ong mengatakan, usaha penjualan hewan kurban yang dirintis sejak 2020 itu mengalami peningkatan penjualan pada tahun ini. Bahkan, kenaikan penjualan disebut mencapai sekitar 40 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah tahun 2026 ini penjualan meningkat cukup signifikan, kurang lebih sampai 40 persen dibanding tahun lalu. Masyarakat sekarang mulai membeli hewan kurban lebih awal,” ujar Gus Ong saat ditemui tim media infojawatimur.com, Rabu (20/5/2026).

Ia menjelaskan, selain membuka lapak di kawasan MERR Surabaya, pihaknya juga membuka penjualan di beberapa lokasi lain di Surabaya hingga luar kota untuk menjangkau lebih banyak pembeli.
Menurutnya, hewan kurban yang dijual didatangkan dari sejumlah daerah, seperti Malang, Bojonegoro, Madura, hingga Kepulauan Kangean. Hewan-hewan tersebut dipilih langsung untuk memastikan kondisi kesehatan dan kelayakannya sebagai hewan kurban.
“Untuk harga memang ada sedikit kenaikan, tapi tidak terlalu tinggi. Kenaikan itu lebih dipengaruhi biaya operasional dan perawatan hewan yang juga meningkat,” tambahnya.
Meski Hari Raya Kurban masih beberapa pekan lagi, aktivitas pembeli mulai terlihat di sejumlah lapak. Warga datang untuk melihat kondisi hewan, menanyakan ketersediaan, hingga memesan hewan kurban lebih awal agar mendapatkan pilihan terbaik.
Selain menjadi tradisi tahunan, keberadaan penjual musiman hewan kurban juga turut menggerakkan roda perekonomian masyarakat menjelang Iduladha. Tidak hanya pedagang ternak, sejumlah pekerja harian seperti sopir pengangkut pakan, penjaga kandang, hingga jasa perawatan hewan juga ikut merasakan dampak meningkatnya aktivitas penjualan hewan kurban.

Sementara itu, masyarakat diimbau lebih teliti sebelum membeli hewan kurban. Pembeli disarankan memastikan kondisi hewan sehat, aktif, tidak cacat, serta telah mendapatkan pemeriksaan dari petugas kesehatan hewan.
Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga diharapkan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan secara rutin guna memastikan hewan yang dijual aman, sehat, dan layak untuk dikurbankan.



















