Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menegaskan perhatian terhadap peningkatan sumber daya manusia (SDM) di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Komitmen tersebut disampaikan melalui kehadiran Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek Ahmad Najib Burhani dalam acara wisuda XVIII Universitas Amal Ilmiah (Unaim) Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Ahmad Najib menyampaikan hal itu di Wamena pada Minggu. Menurut dia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto memiliki kepedulian besar terhadap pendidikan tinggi, termasuk perguruan tinggi yang berada di wilayah pelosok Nusantara.
Ia menjelaskan, kehadirannya dalam kegiatan wisuda tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan pendidikan tinggi di berbagai daerah. Penugasan itu juga menunjukkan upaya Kemdiktisaintek untuk mendorong percepatan pendidikan dan peningkatan kualitas SDM di Indonesia.
Perhatian pada kampus di pelosok
Ahmad Najib mengatakan Brian Yuliarto memberikan izin kepada para pejabat di kementeriannya untuk mengunjungi sejumlah wilayah yang jauh dari Jakarta. Salah satu kunjungan tersebut dilakukan ke Wamena untuk menghadiri wisuda di Unaim Wamena.
“Kehadiran kami di sini merupakan suatu kepedulian Kemdiktisaintek,” ujar Ahmad Najib.
Ia menilai, perhatian terhadap perguruan tinggi di daerah tidak hanya ditunjukkan melalui kebijakan dari pusat, tetapi juga dengan melihat secara langsung kondisi kampus dan pendidikan di lapangan. Karena itu, kunjungan ke wilayah pelosok dipandang penting untuk memahami kebutuhan perguruan tinggi di daerah.
Menurut Ahmad Najib, setelah pertama kali diangkat sebagai Mendiktisaintek, Brian Yuliarto tidak langsung mengunjungi kampus-kampus besar di Pulau Jawa. Brian justru mengajak para direktur jenderal untuk mendatangi universitas di Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, serta sejumlah perguruan tinggi di Kalimantan Utara.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kualitas pendidikan dan kelayakan kampus yang berada di daerah-daerah tersebut. Selain Atambua dan Kalimantan Utara, Ahmad Najib menyebut ada beberapa wilayah lain yang jauh dan jarang dikunjungi dalam agenda perhatian terhadap pendidikan tinggi.
Lulusan diharapkan berkontribusi
Kehadiran pejabat Kemdiktisaintek dalam wisuda Unaim Wamena diharapkan menjadi bagian dari dorongan untuk memperkuat pendidikan tinggi di Jayawijaya. Ahmad Najib mengatakan semangat yang sama menjadi alasan Menteri mengizinkan dirinya hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap para mahasiswa yang telah diwisuda dapat berperan sebagai agen perubahan ketika kembali ke tengah masyarakat. Para lulusan juga diharapkan ikut mendukung program dan kebijakan pemerintah daerah di wilayah tersebut.
Dengan menghadiri kegiatan akademik di daerah, Kemdiktisaintek ingin menunjukkan bahwa perhatian terhadap pendidikan tinggi tidak hanya diarahkan kepada perguruan tinggi di pusat-pusat pendidikan. Kampus di wilayah pelosok dan 3T juga menjadi bagian dari upaya peningkatan SDM secara nasional.
Ahmad Najib menegaskan bahwa kunjungan ke berbagai perguruan tinggi tersebut merupakan cara untuk mendorong pendidikan yang lebih baik di seluruh Indonesia. Dalam konteks itu, wisuda Unaim Wamena menjadi salah satu momentum untuk memperlihatkan dukungan pemerintah terhadap perkembangan pendidikan tinggi di daerah.
Sumber: ANTARA News – Terkini
