Berita  

Kementerian PU Targetkan Pembangunan 198,79 Kilometer Jalan Baru pada 2027

Sebanyak Rp37,30 triliun dialokasikan untuk bidang Bina Marga dari total pagu Kementerian PU sebesar Rp114,59 triliun.

Sertifikatin 1

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan jalan baru sepanjang 198,79 kilometer pada 2027. Target tersebut akan didukung alokasi anggaran bidang Bina Marga sebesar Rp37,30 triliun dari total pagu Kementerian PU tahun depan yang mencapai Rp114,59 triliun.

Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan rencana itu dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis. Ia menjelaskan, pembangunan konektivitas diarahkan untuk mendukung produktivitas dengan memperlancar hubungan antara kawasan produksi dan pasar.

Menurut Dody, pembangunan jalan dan jembatan perlu memastikan sentra-sentra produksi memiliki akses yang lebih baik menuju pasar. “Jalan dan jembatan harus mampu menghubungkan sentra-sentra produksi dengan pasar,” kata dia dalam rapat tersebut.

Target pembangunan jalan dan jembatan

Selain membangun jalan baru, Kementerian PU merencanakan peningkatan kapasitas dan preservasi jalan sepanjang 870,87 kilometer pada 2027. Program bidang Bina Marga juga mencakup pembangunan serta penggantian jembatan sepanjang 2.597,38 meter.

Untuk jembatan yang sudah tersedia, preservasi ditargetkan mencapai 16.926 meter. Pemerintah juga merencanakan pembangunan flyover dan underpass sepanjang 473,90 meter serta jalan tol sepanjang 12,26 kilometer.

Pemeliharaan jaringan infrastruktur dilakukan melalui preservasi rutin yang mencakup 47.603 kilometer jalan dan 565.228 meter jembatan. Selain jaringan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, penanganan jalan daerah ditargetkan mencapai 37,06 kilometer dan jembatan daerah 976,86 meter.

Rencana 128 jembatan gantung

Dalam lingkup program Bina Marga, Kementerian PU turut memasukkan pembangunan 128 unit jembatan gantung sebagai target pada 2027. Rencana tersebut berjalan bersamaan dengan berbagai pekerjaan pembangunan baru, peningkatan kapasitas, dan pemeliharaan infrastruktur yang telah ada.

Dody menekankan bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur masih besar. Karena itu, menurut dia, setiap alokasi anggaran harus dikelola secara cermat agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara maksimal.

“Kami sangat menyadari bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur masih sangat-sangat besar,” ujar Dody. Ia menambahkan, pengelolaan anggaran perlu dilakukan dengan hati-hati untuk menghasilkan manfaat maksimal bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Pagu anggaran meningkat

Pagu Kementerian PU untuk 2027 ditetapkan sebesar Rp114,59 triliun. Nilai itu meningkat dari pagu indikatif sebelumnya, yakni Rp98,47 triliun, setelah memperoleh tambahan anggaran sekitar Rp16,12 triliun.

Dari keseluruhan pagu tersebut, Rp37,30 triliun ditempatkan untuk bidang Bina Marga. Anggaran ini menjadi dasar pelaksanaan target pembangunan jalan, jembatan, jalan tol, serta berbagai kegiatan preservasi yang direncanakan tahun depan.

Target pembangunan jalan baru pada 2027 juga lebih tinggi dibandingkan target 2026. Tahun ini, Kementerian PU menetapkan pembangunan jalan baru sepanjang 191 kilometer. Dengan demikian, sasaran 2027 bertambah 7,79 kilometer.

Direktorat Jenderal Bina Marga sebelumnya menargetkan tingkat kemantapan jalan nasional mencapai 94,67 persen pada akhir 2027. Untuk mendukung sasaran tersebut, pemeliharaan rutin direncanakan mencakup seluruh jaringan jalan nasional sepanjang 47.603 kilometer.

Sumber: ANTARA News – Terkini

Home Trending Kontak