Selamat dan Sukses

Dishub DIY Perkuat Pemantauan Perlengkapan Jalan Lewat Aplikasi Sigap Aset

Sebanyak 35 persen kecelakaan pada 2025 terjadi pada pukul 18.00–06.00 WIB, menurut studi evaluasi keselamatan jalan provinsi.

Sertifikatin 1

Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (Dishub DIY) memperkuat pemantauan perlengkapan jalan melalui aplikasi Sigap Aset. Sistem digital tersebut digunakan untuk membantu memastikan berbagai perlengkapan jalan tetap berfungsi, terutama pada malam hingga dini hari, demi mendukung keselamatan pengguna jalan.

Kepala Dishub DIY Chrestina Erni Widyastuti mengatakan, kebutuhan pengelolaan perlengkapan jalan pada malam hari tercermin dalam Studi Evaluasi Kinerja Keselamatan Jalan Provinsi di DIY Tahun 2026. Studi itu mencatat 35 persen kejadian kecelakaan pada 2025 berlangsung pada pukul 18.00–06.00 WIB.

Menurut Chrestina, data tersebut menjadi pengingat mengenai pentingnya pemeliharaan perlengkapan jalan agar tetap berfungsi sepanjang waktu. Pengelolaan aset jalan, kata dia, merupakan bagian dari upaya mendukung keselamatan lalu lintas bagi pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Aplikasi untuk memperkuat koordinasi pemeliharaan

Sigap Aset merupakan aplikasi pemantauan aset perlengkapan jalan yang mulai digunakan di lingkungan Dishub DIY. Aplikasi itu juga telah dihubungkan dengan situs web resmi dinas. Penyempurnaan masih dilakukan, antara lain terkait pengaturan kewenangan akses dan pemenuhan kebutuhan teknis.

Chrestina menyebut penerapan aplikasi tersebut sebagai langkah strategis untuk memperkuat koordinasi lintas bidang. Data yang dihimpun diharapkan dapat mendukung perencanaan pemeliharaan yang lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Agar penerapannya berkelanjutan, Dishub DIY menyiapkan tim pengelola data lintas bidang, standar operasional prosedur, serta mekanisme berbagi dan pemutakhiran data. Pelatihan dan pendampingan juga diberikan kepada pengelola supaya pencatatan berlangsung seragam dan koordinasi dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Perluasan akses memperhatikan keamanan sistem

Dishub DIY merencanakan perluasan akses Sigap Aset dari berbagai lokasi. Rencana tersebut akan memperhatikan rekomendasi Dinas Komunikasi dan Informatika DIY serta aspek keamanan sistem.

Langkah itu dilakukan bersamaan dengan penyempurnaan aplikasi. Dengan pengaturan akses dan dukungan teknis yang disiapkan, informasi mengenai kondisi perlengkapan jalan diharapkan dapat dikelola secara lebih terpadu di lingkungan dinas.

Masyarakat dapat melaporkan kerusakan

Ke depan, Sigap Aset dikembangkan secara bertahap sebagai sarana informasi dan partisipasi masyarakat dalam menjaga perlengkapan jalan. Pengembangan itu mencakup penyediaan peta informasi publik, pelaporan kerusakan berdasarkan lokasi dan foto melalui kanal pengaduan resmi, serta penyampaian status tindak lanjut laporan.

Laporan yang masuk akan diverifikasi oleh petugas. Setelah proses tersebut, informasi dari masyarakat dapat digunakan untuk memperbarui data kondisi aset dan menyusun prioritas penanganan.

Melalui skema itu, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh informasi, menyampaikan laporan kerusakan, dan memantau tindak lanjut perbaikan perlengkapan jalan.

Dishub DIY menargetkan Sigap Aset menjadi dasar informasi yang lebih terpadu untuk pengelolaan perlengkapan jalan provinsi. Data yang akurat dan diperbarui secara berkala diharapkan membantu menentukan prioritas pengadaan serta pemeliharaan, sekaligus mendukung pelayanan transportasi yang lebih aman bagi masyarakat.

Sumber: ANTARA News – Bisnis

Home Trending Kontak