Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM – Dunia perfilman Tanah Air kembali disuguhkan dengan karya segar yang mendobrak batas genre. Menggabungkan elemen fiksi ilmiah (sci-fi), komedi yang mengocok perut, hingga drama keluarga yang menyentuh hati, film Foufo siap menyapa penonton bioskop seluruh Indonesia pada 9 Juli 2026.
Lahir dari tangan dingin sutradara Bayu Skak, persembahan kolaborasi antara Skak Studios dan Sinemart ini bukan sekadar tontonan biasa. Film ini adalah surat cinta dan bentuk kebanggaan bagi warga Surabaya, Jawa Timur, dan Madura. Sebagai bentuk penghormatan, Surabaya bahkan dipilih menjadi kota pertama yang mendapatkan akses penayangan spesial (special screening) sebelum rilis nasionalnya.

Panggung Besar untuk Talenta Lokal Jawa Timur
Salah satu nilai jual paling menonjol dari Foufo adalah komitmen kuat sang kreator untuk mengangkat potensi lokal. Hal ini dibuktikan sejak fase pra-produksi. Saat proses pencarian pemain, Bayu Skak bersama tim Skak Studios dan Sinemart menggelar open casting skala besar di Surabaya Utara.
Hasilnya sangat luar biasa:
- Antusiasme Membeludak: Lebih dari 2.500 peserta dari berbagai pelosok Surabaya, Jawa Timur, hingga Madura ikut unjuk gigi.
- Dominasi Wajah Baru: Hampir 80% dari jajaran pemeran dalam film ini merupakan hasil dari open casting tersebut, dan sebagian besar dari mereka adalah talenta non-profesional yang baru pertama kali berakting di depan kamera.
“Kami merasa bangga dan senang menjadikan Surabaya sebagai bagian dari perjalanan film Foufo. Saya ingat sekali saat itu open casting yang ikut mencapai 2.500 peserta di salah satu mal di Surabaya Utara. Itu jadi rekor untuk kami, dan ternyata antusiasmenya sangat tinggi sekali,” ujar Bayu Skak dalam konferensi pers di Kencana Baja Hall, Surabaya, Sabtu (27/6/2026).
Tidak hanya di depan layar, di balik layar pun Foufo unjuk gigi dengan menggandeng Hompimpa, sebuah studio animasi lokal asal Surabaya. Mereka dipercaya penuh untuk mendesain dan mengembangkan karakter alien utama dalam film ini. Keputusan ini menjadi tamparan positif bahwa kualitas animator lokal mampu bersaing dengan studio nasional maupun internasional, sekaligus menjadi langkah nyata mendukung talenta manusia di tengah maraknya gempuran Artificial Intelligence (AI).
Plot Unik: Alien, Barang Rongsokan, dan Cita-cita Naik Haji
Apa jadinya jika makhluk dari luar angkasa terdampar di tengah keluarga Madura yang sehari-hari hidup sebagai pengepul barang rongsokan? Premis inilah yang menjadi nyawa utama Foufo.
Cerita berpusat pada Muslim (diperankan oleh Tretan Muslim), seorang pemuda Madura yang sedang dihimpit krisis finansial. Ia harus segera melunasi sisa biaya ibadah haji sang ibunda, Ibu Saiqona. Di tengah keputusasaannya, seekor alien bernama Foufo jatuh ke dalam kehidupannya. Dengan teknologi canggihnya, Foufo secara ajaib mampu menyelesaikan berbagai masalah pelik yang dihadapi keluarga Muslim.
Namun, drama sesungguhnya baru dimulai. Menjelang tenggat waktu pelunasan biaya haji, energi Foufo mendadak habis. Muslim kini terjebak dalam dilema moral yang menguras air mata: Memilih mewujudkan mimpi suci ibunya untuk berangkat ke Tanah Suci, atau menggunakan dana tersebut untuk menyelamatkan dan memulangkan Foufo ke kapal induknya?
Debut Emosional Tretan Muslim dan Wajah-Wajah Segar
Bagi seorang Tretan Muslim, Foufo adalah panggung pembuktian. Dikenal luas lewat konten-konten komedi satire di media sosial, kali ini ia didapuk sebagai pemeran utama yang menuntutnya untuk menampilkan lapisan emosi yang kompleks—mulai dari komedi hingga adegan drama yang menyayat hati.
“Tantangannya di film Foufo, selain harus akting serius dan sedih, saya ngomong tiga bahasa di sini: Madura, Indonesia, dan Jawa. Di mana saya sudah lama tidak berbahasa Madura. Terus harus berbahasa Jawa dialek Surabaya, yang bukan bahasa saya sehari-hari. Jadi kadang pas take itu sering tertukar,” ungkap Tretan Muslim.
Meski begitu, Muslim memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bayu Skak yang berani mengambil risiko mempekerjakan aktor non-profesional.
Hal ini terbukti dari penampilan Siti Kam, aktris pendatang baru berusia 63 tahun yang sukses terpilih dari open casting untuk memerankan karakter krusial, Ibu Saiqona.
“Ini pengalaman pertama saya akting dan bermain film di usia 63 tahun. Bangga sekali bisa berkarya bersama teman-teman dari Madura, Surabaya, dan Jawa Timur di film ini,” tutur Siti Kam dengan penuh haru.
Selain Tretan Muslim dan Siti Kam, film yang diproduseri oleh Bayu Skak, Ricky R. Setiawan, serta Produser Eksekutif David Suwarto ini juga bertabur bintang lokal dan nasional, di antaranya:
- Habib Jafar
- Ade ‘Bibier’ Kurniyawan
- Benidictus Siregar
- Bambang Ceper
- Puad Sasmita
- Sangat Mahendra
- Anggun Dwi
- Ina Pogang
- Rifqy Abdillah
- Kiano, Hari Otong, Rizki Bibir, dan DJ Rara.
Kemeriahan Penayangan Perdana di Surabaya
Rangkaian promosi Foufo di Surabaya pada Sabtu (27/6/2026) berlangsung sangat meriah. Setelah menggelar konferensi pers, jajaran pemeran dan sutradara menyapa langsung para penggemar dalam ajang Madura Fest Foufo.
Acara kemudian memuncak pada special screening di Kaza Mall Surabaya. Antusiasme warga begitu luar biasa hingga seluruh tiket dilaporkan terjual habis (sold out). Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan penuh pihak sponsor, yakni Kencana Baja Ringan.
Tentang Skak Studios Sebagai informasi, Skak Studios adalah perusahaan IP Studio yang konsisten mengusung konsep Hyper-Lokal. Didirikan oleh Bayu Skak dan Ricky Ramadhan Setiyawan, studio ini berfokus pada produksi konten kreatif—mulai dari film hingga lokadrama—dengan memberdayakan lokatalenta (putra-putri daerah). Sebelumnya, mereka telah sukses menelurkan karya-karya fenomenal yang mengangkat budaya lokal seperti Yowis Ben, Lara Ati, Sekawan Limo 1 & 2, Cocote Tonggo, hingga Lokadrama Rujak Cingur Lek Har.
Pastikan Anda tidak ketinggalan menyaksikan fenomena komedi sci-fi lokal ini! Film Foufo akan tayang serentak di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 9 Juli 2026.
Untuk informasi terkini dan di balik layar film Foufo, kunjungi akun Instagram resmi di @filmfoufo, @skakstudios, dan @sinemart_ph.
















