Berita  

Penumpang MRT, LRT, dan Transjakarta Naik secara Tahunan pada Agustus 2026

Secara bulanan, penumpang MRT dan Transjakarta menurun, sedangkan LRT Jakarta tumbuh 6,31 persen

Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat jumlah penumpang tiga moda angkutan umum di Jakarta—MRT Jakarta, LRT Jakarta, dan Transjakarta—meningkat secara tahunan pada Agustus 2026. Kenaikan tersebut masing-masing mencapai 1,80 persen untuk MRT Jakarta, 9,94 persen untuk LRT Jakarta, dan 7,19 persen untuk Transjakarta.

Data itu disampaikan Kepala BPS DKI Jakarta Kadarmanto di Jakarta, Kamis. Meski secara tahunan seluruh moda yang disebutkan mengalami pertumbuhan penumpang, perbandingan secara bulanan menunjukkan kondisi yang berbeda pada masing-masing layanan.

Pergerakan penumpang secara bulanan

Jumlah penumpang MRT Jakarta pada Agustus 2026 turun 12,56 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Penumpang Transjakarta juga menurun, yakni sebesar 5,82 persen secara bulanan.

"Pada Agustus 2026, jumlah penumpang MRT Jakarta dan Transjakarta mengalami penurunan secara bulanan, masing-masing sebesar 12,56 persen dan 5,82 persen," kata Kadarmanto.

Berbeda dari dua moda tersebut, jumlah penumpang LRT Jakarta meningkat 6,31 persen secara bulanan pada periode yang sama. Dengan demikian, LRT menjadi satu-satunya moda dalam catatan BPS DKI Jakarta yang mengalami kenaikan penumpang dibandingkan bulan sebelumnya.

Perbedaan antara tren bulanan dan tahunan menunjukkan bahwa kinerja penumpang angkutan umum di Jakarta pada Agustus 2026 tidak bergerak seragam. MRT Jakarta dan Transjakarta tetap mencatat pertumbuhan jika dibandingkan dengan Agustus tahun sebelumnya, meski jumlah penumpangnya lebih rendah daripada bulan sebelumnya.

Catatan operasional MRT dan LRT

Dari sisi operasional, MRT Jakarta mencatat 8.081 perjalanan selama Agustus 2026. Jumlah perjalanan tersebut turun 2,74 persen secara bulanan, tetapi masih meningkat tipis 0,01 persen secara tahunan.

Sementara itu, LRT Jakarta mencatat 6.324 perjalanan. Frekuensi perjalanan LRT relatif tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya dan meningkat 0,03 persen secara tahunan.

Data operasional itu memperlihatkan perbedaan antara jumlah perjalanan dan jumlah penumpang pada kedua moda. Pada MRT Jakarta, misalnya, perjalanan menurun baik secara bulanan maupun jumlah penumpang bulanan, sedangkan secara tahunan perjalanan naik tipis bersamaan dengan kenaikan penumpang sebesar 1,80 persen.

Armada Transjakarta

Untuk layanan Transjakarta, jumlah armada yang beroperasi pada Agustus 2026 sekitar 4.741 unit. Angka tersebut meningkat 0,8 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Namun, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, armada Transjakarta yang beroperasi turun 6,17 persen. Pada saat yang sama, jumlah penumpang Transjakarta secara tahunan tercatat meningkat 7,19 persen, sedangkan secara bulanan turun 5,82 persen.

BPS DKI Jakarta dalam data tersebut memaparkan perkembangan jumlah penumpang dan indikator operasional pada Agustus 2026, tanpa menyebutkan faktor penyebab perubahan bulanan maupun tahunan pada masing-masing moda.

Sumber: ANTARA News – Terkini

Home Trending Kontak
Exit mobile version