Pertemuan Pengurus SP Produktiva Bahas Arah Organisasi dan Struktur Kepengurusan

Gresik, INFOJAWATIMUR.COM –

Proses penataan organisasi menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan sejumlah pengurus Serikat Pekerja Produktiva (SP Produktiva) Jawa Timur di kediaman Supolo, Driyorejo, Gresik, Jumat (2/10/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri Supolo, Ketua DPW SP Produktiva Jawa Timur terpilih periode 2026–2030, bersama Zaenal Mustofa, S.Kom dan Eko Purwanto, S.Sos.

Pertemuan dilakukan untuk membahas lebih lanjut keberadaan dan arah pengembangan SP Produktiva, termasuk menyiapkan struktur organisasi yang dibutuhkan dalam kepengurusan periode mendatang.

Dalam pembahasan, turut disinggung proses dan latar belakang Supolo hingga dipercaya memimpin DPW SP Produktiva Jawa Timur. Sebelum menjalankan amanah tersebut, Supolo juga disebut kembali meminta pandangan dan saran kepada sejumlah pihak yang memiliki keterkaitan dengan perjalanan organisasi.

Di antaranya Asrori Murtadho selaku ketua umum sebelumnya, Abdi yang memperkenalkan Supolo mengenai Produktiva, serta Misbahul Huda, mantan Direktur Utama Temprina Tbk yang merupakan bagian dari Jawa Pos Group. Pandangan dari sejumlah pihak tersebut menjadi bagian dari bahan pertimbangan dalam memahami peran dan tanggung jawab yang akan dijalankan.

Selain membahas kepemimpinan, pertemuan juga mengulas sumber daya manusia (SDM) serta sistematika kerja yang diperlukan dalam menjalankan organisasi serikat pekerja. Pembahasan diarahkan pada bagaimana organisasi dapat memiliki pola kerja yang jelas serta mampu menjalankan fungsi kepengurusan secara terstruktur.

Dari pembahasan tersebut, para pengurus kemudian mencoba memetakan kebutuhan struktur organisasi dalam kepengurusan Supolo. Penyusunan struktur tersebut menjadi bagian dari proses awal untuk memperjelas bidang, fungsi, serta pembagian peran yang diperlukan dalam menjalankan roda organisasi.

Pertemuan di Driyorejo ini menjadi bagian dari komunikasi dan konsolidasi internal SP Produktiva Jawa Timur. Pembahasan mengenai kepemimpinan, SDM, sistem kerja, hingga kebutuhan struktur organisasi menjadi sejumlah hal yang perlu dipersiapkan dalam memasuki periode kepengurusan 2026–2030.

Home Trending Kontak
Exit mobile version