Presiden Prabowo Subianto memutuskan penambahan helikopter, peralatan, serta personel untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan. Dukungan tersebut mencakup operasi pemadaman dari udara dan darat, termasuk penanganan kebutuhan air di lokasi terdampak.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan keputusan itu disampaikan Presiden setelah menerima laporan mengenai kondisi serta kebutuhan penanganan karhutla di lapangan. Informasi tersebut disampaikan melalui siaran BPMI Sekretariat Presiden di Jakarta, Sabtu.
Dukungan helikopter dan operasi darat
Peralatan tambahan yang disiapkan meliputi helikopter untuk waterbombing, pompa air, serta pompa yang dibutuhkan untuk sumur bor. Pemerintah juga menambah kendaraan guna mendukung operasi pemadaman di darat.
Selain memperkuat peralatan, penambahan personel dilakukan untuk membantu penanganan kebakaran. Presiden meminta pemerintah provinsi dan seluruh jajaran terkait memastikan masyarakat yang terdampak karhutla memperoleh penanganan dengan sebaik-baiknya.
Prasetyo menyebut sejumlah wilayah Kalimantan menjadi perhatian pemerintah dalam penanganan karhutla. Wilayah tersebut adalah Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.
Presiden pantau langsung di Kalimantan
Presiden Prabowo melakukan kunjungan ke Kalimantan untuk memonitor langsung proses penanganan karhutla. Kunjungan itu mencakup Kalimantan Barat, kemudian dilanjutkan ke Kalimantan Tengah, khususnya Palangka Raya.
Di Kalimantan Tengah, Presiden menghadiri rapat koordinasi di Posko Aju Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan Kalimantan Tengah yang berada di kawasan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya. Dalam rapat tersebut, ia menerima laporan mengenai perkembangan penanganan serta kebutuhan di lapangan.
Menurut Prasetyo, kunjungan Presiden berlangsung ketika kondisi cuaca sangat kering akibat fenomena El Nino. Pemantauan langsung itu dilakukan untuk melihat pelaksanaan penanganan karhutla di wilayah yang menjadi perhatian pemerintah.
Apresiasi bagi personel dan relawan
Dalam kunjungannya, Presiden menyampaikan apresiasi kepada personel yang bekerja menangani karhutla, termasuk mereka yang bertugas siang dan malam. Unsur yang terlibat antara lain TNI, Polri, BNPB, BMKG, Manggala Agni, Kementerian Kehutanan, serta para relawan.
Prasetyo mengatakan Presiden menyampaikan terima kasih dan penghormatan kepada seluruh jajaran yang bekerja keras memadamkan api. Apresiasi itu diberikan atas upaya berbagai pihak yang terlibat dalam operasi penanganan di lapangan.
Pencegahan melalui edukasi masyarakat
Selain memperkuat pemadaman, Presiden menekankan pentingnya mencegah munculnya kebakaran baru. Pemerintah diminta terus memberikan edukasi kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah mengenai kegiatan yang berpotensi memicu api.
Arahan tersebut ditujukan agar upaya penanganan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga mengurangi risiko terjadinya karhutla baru. Edukasi diminta dilakukan secara berkelanjutan dan tidak berhenti selama potensi kebakaran masih menjadi perhatian pemerintah.
Sumber: ANTARA News – Terkini















