Selamat dan Sukses
Berita  

Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Yordania Kecam Upaya Rudal Houthi ke Madinah

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan rudal berhasil dicegat, sementara Bahrain meminta Dewan Keamanan PBB bertindak tegas.

Sertifikatin 1

Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Yordania mengecam upaya kelompok Houthi di Yaman meluncurkan rudal balistik ke wilayah Madinah, Arab Saudi. Keempat negara tersebut menyatakan solidaritas dan dukungan kepada Riyadh atas langkahnya menghadapi ancaman tersebut.

Koalisi pimpinan Arab Saudi menyatakan sistem pertahanan udara mereka berhasil mencegat serta menghancurkan rudal yang diluncurkan ke arah wilayah Madinah. Dalam operasi yang sama, koalisi juga melaporkan telah menembak jatuh sebuah drone milik Houthi di Provinsi Timur Arab Saudi.

Kecaman dari Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Yordania disampaikan melalui pernyataan resmi kementerian luar negeri masing-masing. Mereka menilai upaya serangan itu bukan hanya membahayakan Arab Saudi, tetapi juga berpotensi mengancam warga sipil dan kesucian tempat-tempat suci umat Islam.

Qatar dan Kuwait sebut serangan langgar kedaulatan

Kementerian Luar Negeri Qatar menyebut upaya peluncuran rudal tersebut sebagai provokasi terhadap umat Islam, ancaman bagi warga sipil, serta pelanggaran terhadap kedaulatan Arab Saudi dan hukum internasional.

Doha menyatakan dukungan penuh kepada Riyadh atas seluruh tindakan sah yang diambil kerajaan tersebut untuk melindungi kedaulatan, keamanan, integritas wilayah, dan kepentingannya. Pernyataan itu menegaskan posisi Qatar yang berpihak pada langkah Arab Saudi dalam menghadapi ancaman tersebut.

Kuwait juga mengecam upaya serangan itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan Arab Saudi, hukum internasional, dan hukum humaniter internasional. Kementerian Luar Negeri Kuwait kembali menegaskan dukungan terhadap tindakan pencegahan yang dilakukan Riyadh untuk menjaga kedaulatan serta keselamatan warga negara dan penduduk.

Bahrain soroti keselamatan pengunjung Masjid Nabawi

Bahrain menilai penargetan Madinah dapat mengancam keselamatan warga sipil dan pengunjung Masjid Nabawi. Negara tersebut juga menyatakan bahwa tindakan itu mencederai kesucian tempat-tempat suci umat Islam.

Pemerintah Bahrain mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa mengambil langkah tegas untuk menghentikan serangan Houthi. Desakan itu disampaikan dalam konteks kekhawatiran terhadap ancaman terhadap penduduk sipil dan kawasan yang memiliki arti penting bagi umat Islam.

Yordania turut menyebut upaya serangan tersebut sebagai provokasi terhadap umat Islam dan ancaman bagi keamanan Arab Saudi. Amman menyatakan dukungan terhadap langkah Riyadh dalam melindungi wilayah serta warganya.

Houthi bantah menargetkan Madinah

Di tengah kecaman negara-negara Arab tersebut, kelompok Houthi membantah tuduhan bahwa mereka menargetkan Madinah. Sumber tidak memuat rincian lebih lanjut mengenai bantahan itu maupun penjelasan Houthi terkait sasaran peluncuran rudal.

Peristiwa tersebut berlangsung dalam konteks perang saudara di Yaman. Konflik itu pecah setelah Houthi merebut ibu kota Sanaa dan sejumlah wilayah pada September 2014.

Koalisi yang dipimpin Arab Saudi kemudian mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional sejak Maret 2015. Latar konflik tersebut menjadi konteks hubungan permusuhan antara Houthi dan koalisi pimpinan Riyadh, yang kembali terlihat dalam insiden rudal dan drone ini.

Sumber: ANTARA News – Terkini

Home Trending Kontak