Hakim Ad Hoc PHI: Serikat Pekerja Pilar Penting Ekosistem Perlindungan Hukum Pekerja

Sertifikatin 1

Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM –

Keberadaan serikat pekerja dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun ekosistem hubungan industrial yang sehat, sekaligus memastikan penegakan dan perlindungan hukum bagi pekerja dapat berjalan secara optimal.

Pandangan tersebut disampaikan Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Pengadilan Negeri Gresik, Dr. Abdi Munawar Daeng Mangagang, S.Sos., S.H., M.H., saat menghadiri undangan Musyawarah Wilayah (Muswil) Serikat Pekerja (SP) Produktiva DPW Jawa Timur, Minggu (30/8/2026), di Sea Monsters, Jalan Darmo Kali, Surabaya.

Menurut Abdi, penegakan dan perlindungan hukum bagi pekerja tidak dapat berjalan optimal secara parsial. Dibutuhkan pilar ekosistem yang kuat di lapangan, dan serikat pekerja menjadi salah satu unsur penting dalam ekosistem tersebut.

“Penegakan dan perlindungan hukum bagi pekerja tidak dapat berjalan optimal secara parsial. Hukum membutuhkan pilar ekosistem yang kuat di lapangan, dan di sinilah arti penting keberadaan serikat pekerja,” ujarnya.

Ia menegaskan, berserikat bukan sekadar menjadi wadah untuk menyuarakan aspirasi pekerja. Lebih dari itu, keberadaan serikat pekerja merupakan instrumen konstitusional untuk memastikan hak-hak normatif pekerja terlindungi secara adil dan bermartabat.

Dalam pandangannya, perjalanan SP Produktiva selama 22 tahun menunjukkan bahwa organisasi pekerja dapat mengambil peran sebagai mitra strategis dalam membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.

“Keberadaan SP Produktiva selama 22 tahun membuktikan bahwa serikat pekerja mampu menjadi mitra strategis dalam mewujudkan hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan,” katanya.

Abdi juga memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Muswil SP Produktiva yang berlangsung kondusif. Menurutnya, dinamika organisasi dalam forum Muswil menjadi bagian dari proses pendewasaan organisasi.

“Kedewasaan organisasi ini kembali teruji melalui penyelenggaraan Musyawarah Wilayah (Muswil) yang berjalan kondusif. Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terpilihnya Bapak Supolo Setyo Wibowo sebagai Ketua Umum secara demokratis,” tuturnya.

Terpilihnya Supolo Setyo Wibowo, lanjut Abdi, membawa amanah besar untuk melanjutkan peran organisasi dalam menjaga iklim ketenagakerjaan yang sehat.

Ia menilai, hubungan industrial yang baik tidak hanya dibangun melalui aturan, tetapi juga melalui dialog yang setara serta iktikad baik dari seluruh pihak untuk saling memajukan.

“Kepemimpinan baru ini merupakan amanah besar untuk terus menjaga iklim ketenagakerjaan yang sehat. Hubungan industrial yang baik lahir dari dialog yang setara dan iktikad baik untuk saling memajukan,” jelasnya.

Abdi pun menyampaikan optimismenya terhadap kepemimpinan baru SP Produktiva di bawah Supolo Setyo Wibowo. Ia berharap organisasi tersebut semakin solid, konsisten dalam melindungi hak-hak pekerja, sekaligus mampu mengoptimalkan kapasitas kader untuk memberikan kontribusi lebih besar terhadap kemajuan dunia ketenagakerjaan.

“Saya optimistis di bawah kepemimpinan Bapak Supolo Setyo Wibowo, SP Produktiva akan semakin solid, konsisten melindungi hak-hak pekerja, sekaligus menjadi sarana mengoptimalisasi kapasitas kader demi kemajuan dunia ketenagakerjaan,” pungkasnya.

Home Trending Kontak