Berita  

Sepekan Berita Humaniora: Hari Santri, Karhutla, MBG, hingga Obat TB

ANTARA merangkum isu perlindungan santri, modifikasi cuaca, tata kelola program gizi, dukungan bagi guru madrasah, serta izin edar obat.

Sertifikatin 1

JAKARTA — Sejumlah isu humaniora menjadi perhatian dalam pemberitaan sepekan, mulai dari momentum Hari Santri Nasional 2026, penanganan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, hingga perbaikan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Rangkuman tersebut juga mencakup dukungan bagi guru madrasah dan pesantren serta penerbitan izin edar obat tuberculosis (TB).

Hari Santri dan perlindungan anak di pesantren

Peringatan Hari Santri 2026 yang jatuh pada 22 Oktober didorong tidak hanya menjadi agenda peringatan, tetapi juga momentum untuk memperkuat perlindungan santri. Tim Penasihat Ahli Menteri Agama sekaligus Direktur Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, menyampaikan pentingnya mewujudkan pesantren yang ramah anak.

Dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/10), Alissa menekankan bahwa pesantren memiliki tanggung jawab yang lebih luas daripada pendidikan agama. Menurut dia, lingkungan pesantren dan pengasuhan di dalamnya perlu menjamin keselamatan, martabat, serta hak-hak anak.

Pada isu lain yang berkaitan dengan pendidikan keagamaan, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Syahganda Nainggolan menyebut perhatian pemerintah terhadap guru madrasah, santri, dan pesantren terus diperkuat selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Kamis (22/10). Syahganda mengatakan kelompok tersebut, yang sebelumnya dinilai belum memperoleh afirmasi kebijakan secara optimal, kini mendapatkan pengakuan dan dukungan yang setara. Ia juga menyebut Kementerian Agama memastikan penguatan dukungan bagi guru madrasah, santri, dan pesantren.

BMKG gunakan dry ice untuk atasi asap karhutla

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerapkan teknik penyemaian dry ice atau es kering dalam operasi modifikasi cuaca. Langkah itu digunakan untuk membantu mengurai kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera serta Kalimantan.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan di Jakarta, Selasa (20/10), teknik tersebut diarahkan untuk menembus lapisan inversi atmosfer. Lapisan itu menahan asap di dekat permukaan tanah, terutama ketika awan yang berpotensi menghasilkan hujan terbatas.

Pembenahan tata kelola program MBG

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan terus membenahi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis dengan meningkatkan kedisiplinan ASN dan petugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Juru Bicara BGN Tysa Novenny, saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta pada Selasa (20/10), mengatakan perbaikan dilakukan selama dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Langkah tersebut antara lain berupa pemberhentian kepala SPPG dan petugas dapur MBG yang terbukti terlibat kejahatan, kekerasan, korupsi, atau menyebabkan insiden keamanan pangan.

BPOM terbitkan izin edar 43 obat TB

BPOM menerbitkan izin edar untuk 43 produk obat TB selama periode 2024-2026. Pada periode yang sama, lembaga tersebut juga menyetujui 33 produk obat generik pertama untuk berbagai indikasi, termasuk kanker, TB, dan diabetes.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan di Jakarta, Sabtu (24/10), penerbitan dan persetujuan tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas pilihan terapi. Kebijakan itu juga ditujukan untuk mendukung peningkatan akses masyarakat terhadap obat.

Sumber: ANTARA News – Terkini

Home Trending Kontak