Celine Evangelista Akui Nyaman Kenakan Hijab Meski Bukan Islam, Hukumnya Boleh Enggak Sih?

0
5
Celine Evangelista Akui Nyaman Kenakan Hijab Meski Bukan Islam, Hukumnya Boleh Enggak Sih?

INFOJAWATIMUR.com – Celine Evangelista belakangan ini menjadi perhatian akibat gaya penampilannya yang tersebut kerap kenakan hijab. Pasalnya, mantan istri Stefan William itu diketahui menganut agama Katolik. Hal yang dimaksud lantas menjadi pertanyaan mengenai agama dari Celine Evangelista.

Sementara itu, Celine Evangelista mengaku, ketika ini ia masih menganut agama Katolik. Namun, ia mengenakan hijab seperti orang Muslim oleh sebab itu merasa nyaman menghentikan aurat.

“Kenapa menggunakan hijab? Karena aku merasa nyaman, aku merasa nyaman menghentikan aurat,” ucap Celine Evangelista pada video lawas yang diunggah kembali akun @lambehofficial, baru-baru ini.

“Buat kalian yang tersebut bertanya-tanya, sejumlah banget pertanyaan yang dimaksud masuk ke aku, jawabannya untuk pada waktu ini aku masih mengimani agama yang dimaksud dianut sejak lahir, agama yang tersebut diberikan kepadaku sejak lahir yaitu Katolik,” sambungnya.

Sementara itu, Celine Evangelista yang tersebut mengenakan hijab ini juga rutin diragukan apakah diperbolehkan pada Islam. Lantas bagaimana hukum non-Muslim kenakan hijab di ajaran Islam?

Mengutip Dalam Islam, hijab sendiri bagi perempuan Muslim hukumnya wajib. Hal ini sebab perempuan Muslim diharuskan menyembunyikan auratnya dengan hijab. Dengan mengenakan hijab dan juga menyembunyikan aurat, perempuan akan mendapat pahala dan juga dijauhkan dari dosa.

Sementara itu, tak bisa jadi dipungkiri pada waktu ini beberapa perempuan non-Muslim juga kenakan hijab sebagai fashion atau alasan lainnya. Dalam Islam, non-Muslim yang tersebut kenakan hijab tidaklah dilarang atau menjadi masalah. Hal ini akibat perempuan yang disebutkan berhak kenakan pakaian.

Namun, berbeda dari Muslim yang mana mendapat pahala dari Allah SWT, untuk perempuan non-Muslim tidak. Hal ini diumpamakan pada hadis mengenai menyumbangkan tanaman.

“Tidaklah orang muslim menyetorkan tumbuhan melainkan apa yang digunakan dimakan dari vegetasi yang dimaksud akan menjadi sedekah baginya. Apa yang dimaksud dicuri dari flora yang disebutkan merupakan sedekahnya. Apa yang dimaksud dimakan oleh binatang buas dari tumbuhan yang dimaksud merupakan sedekahnya. Apa yang dimakan oleh seekor burung dari flora yang disebutkan merupakan sedekahnya. Tidaklah dikurangi atau diambil oleh seseorang dari flora yang disebutkan kecuali merupakan sedekahnya.” (HR. Muslim, no. 1552).

Sementara itu, di Al Quran, Allah SWT juga menjelaskan:

“Dan Kami hadapi segala amal yang merek kerjakan, lalu Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan…” (QS: Al-Furqaan : 23)

Tidak belaka itu, beberapa ajaran agama seperti Yahudi maupun Nasrani juga memiliki pakaian seperti jilbab. Hal ini sanggup dilihat dari para biarawati yang tersebut kenakan hijab. Hanya sekadar aturannya berbeda dengan syariat Islam.

Dengan demikian, non-Muslim mengenakan hijab diperbolehkan selama tak diniatkan untuk melakukan perbuatan buruk. Di sisi lain, dia juga tidak ada mendapat pahala seperti perempuan Muslim yang digunakan memang benar dianjurkan sesuai syariat agama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here