Tim nasional bola voli pantai putra Indonesia mengawali AVC Beach Continental 2026 dengan dua kemenangan di Pul E. Duet Bintang Akbar dan Sofyan Rachman meraih hasil positif dalam turnamen yang berlangsung di Shangluo, China, Rabu.
Pada pertandingan pertama, Indonesia menundukkan pasangan Hong Kong, Wong Pui Lam dan Chong Kei Loi, dalam dua set langsung dengan skor 21-10, 21-12. Kemenangan tersebut menjadi modal awal bagi Bintang/Sofyan untuk menjalani laga kedua pada hari yang sama.
Dua kemenangan tanpa kehilangan set
Pada pertandingan berikutnya, Indonesia kembali tampil dominan dengan mengalahkan wakil Kazakhstan, Dmitry Yakovlev dan Abdulmajid Mokhammad. Bintang/Sofyan memastikan kemenangan dua set langsung melalui skor 21-17 dan 21-15.
Dengan dua kemenangan itu, Indonesia menempatkan diri dalam persaingan untuk lolos dari Pul E. Grup tersebut hanya dihuni empat tim, sehingga setiap pasangan menjalani rangkaian pertandingan yang relatif singkat untuk menentukan posisi akhir.
Laga terakhir Indonesia di fase grup dijadwalkan berlangsung Kamis (3/9) melawan Jepang. Negeri Sakura menurunkan Takumi Takahashi dan Jumpei Ikeda, yang juga mengawali kompetisi dengan kemenangan atas pasangan Kazakhstan, 21-13, 21-17.
Jepang menjadi penentu persaingan Pul E
Sebelum menghadapi Indonesia, Jepang masih dijadwalkan melawan pasangan Hong Kong pada Rabu malam. Hasil pertandingan tersebut dapat memengaruhi kepastian posisi Indonesia di klasemen Pul E.
Indonesia akan memastikan tempat di babak 16 besar apabila Jepang mengalahkan Hong Kong. Kepastian itu tetap berlaku apa pun hasil pertandingan penutup Indonesia melawan Jepang. Namun, jika kondisi tersebut tidak terjadi, laga Indonesia kontra Jepang akan menjadi pertandingan penting dalam menentukan kelanjutan langkah Bintang/Sofyan di turnamen.
Pul E merupakan salah satu dari enam grup berisi empat tim pada AVC Beach Continental 2026. Setelah seluruh pertandingan fase grup selesai, tim-tim akan bersaing untuk memperebutkan posisi di babak 16 besar.
Turnamen menjadi jalur kualifikasi Olimpiade
AVC Beach Continental 2026 juga memiliki arti penting karena menjadi salah satu jalur kualifikasi menuju Olimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat. Untuk mendapatkan tiket Olimpiade melalui ajang tersebut, tim putra dan putri harus keluar sebagai juara turnamen.
Indonesia hanya mengirimkan satu tim pada kompetisi ini, yakni Bintang Akbar/Sofyan Rachman. Karena itu, apabila ingin tampil di Olimpiade 2028 melalui jalur AVC Beach Continental, pasangan tersebut harus menjadi kampiun turnamen.
Target itu sekaligus menjadi tantangan besar bagi Indonesia karena partisipasi terakhir tim nasional bola voli pantai di Olimpiade terjadi pada edisi 1996. Saat itu, Indonesia mengirim dua wakil, yakni tim putra Mohamed Nurmufid/Markoji serta tim putri Ni Putu Timy Yudhani Rahayu/Engelbertha Kaize.
Olimpiade 1996 juga tercatat sebagai edisi pertama yang mempertandingkan cabang olahraga bola voli pantai. Setelah memenangi dua laga pembuka di Shangluo, Bintang/Sofyan akan melanjutkan perjuangan untuk menutup fase grup dengan hasil terbaik sebelum mengejar target lebih jauh di AVC Beach Continental 2026.
Sumber: ANTARA News – Terkini
