PT LRT Jakarta menggelar Road to Larata Run 2026 dengan memadukan kegiatan olahraga lari dan penggunaan transportasi publik. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan tujuh tahun operasional komersial LRT Jakarta yang akan jatuh pada 13 Desember 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 160 peserta pada Sabtu. Mereka menempuh jarak lima kilometer dengan titik awal di kawasan GAFOY, Summarecon Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara, dan berakhir di Stasiun Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT LRT Jakarta Aris Rizal Arafah mengatakan kegiatan itu dirancang untuk mengajak masyarakat menggunakan transportasi publik melalui pendekatan gaya hidup sehat. Menurut dia, peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga memperoleh pengalaman melakukan perjalanan dengan LRT Jakarta.
Rute lari dilanjutkan perjalanan dengan LRT
Setelah tiba di Stasiun Velodrome, peserta kembali menuju kawasan Kelapa Gading menggunakan LRT Jakarta. Perjalanan dilakukan melalui Stasiun Boulevard Utara, sebelum rangkaian kegiatan ditutup di garis finis kawasan GAFOY.
Selain lari, acara tersebut diisi kompetisi busana bertema Betawi Style. Kegiatan itu mengangkat unsur budaya lokal dalam rangkaian acara olahraga dan transportasi publik yang diselenggarakan LRT Jakarta.
Aris menyebut Road to Larata Run 2026 sebagai langkah awal menuju acara puncak Larata Run yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2026. Pada acara utama itu, penyelenggara menargetkan 1.600 peserta yang terbagi dalam kategori 5K Fun Walk dan 8K Fun Run.
Acara puncak juga direncanakan melibatkan 500 pesepeda dari berbagai komunitas. Mereka akan melintasi rute dari kawasan Manggarai menuju garis finis di Depo LRT Jakarta, Kelapa Gading.
Kelapa Gading diarahkan menjadi simpul transit
Menurut Aris, rangkaian kegiatan tersebut turut memperkuat posisi Kelapa Gading sebagai sentra aktivitas warga sekaligus simpul transit modern di Jakarta. Penyelenggaraan kegiatan olahraga yang terhubung dengan perjalanan LRT menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pemanfaatan transportasi publik dalam aktivitas masyarakat.
Selain agenda Larata Run, PT LRT Jakarta menyampaikan rencana pengembangan jaringan layanan menuju Sunter, Jakarta International Stadium, hingga Pantai Indah Kapuk. Perusahaan juga memasukkan pengembangan jalur lanjutan menuju Manggarai dan Dukuh Atas dalam rencana jangka panjangnya.
Rencana HBKB dan pengembangan kawasan berorientasi transit
PT LRT Jakarta juga terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu rencana yang tengah disiapkan ialah uji coba Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Kelapa Gading untuk mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Di sisi lain, perusahaan sedang mematangkan kajian pengembangan Kawasan Berorientasi Transit atau Transit-Oriented Development. Kajian tersebut diarahkan untuk menghadirkan kawasan hunian terpadu yang ramah, inklusif, dan berkelanjutan.
Pengembangan itu menjadi bagian dari upaya mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang terkoneksi secara modern. Namun, materi sumber belum memuat jadwal pelaksanaan maupun rincian teknis untuk rencana perluasan jaringan, uji coba HBKB, dan pengembangan kawasan berorientasi transit tersebut.
Sumber: ANTARA News – Terkini
