Gresik, INFOJAWATIMUR.COM – Langkah agresif demi mencapai swasembada garam nasional kembali ditunjukkan oleh PT Garam. Perusahaan pelat merah ini resmi memulai proyek Engineering, Procurement, Construction & Commissioning (EPCC) untuk pembangunan Pabrik Garam Olahan Segoromadu 2 yang berlokasi di Manyar, Kabupaten Gresik.
Penandatanganan kontrak proyek yang dilangsungkan pada Selasa (28/7) tersebut menjadi tonggak strategis bagi perusahaan untuk melipatgandakan kapasitas produksi, sekaligus mempercepat laju modernisasi industri garam di Tanah Air.
Kehadiran Pabrik Segoromadu 2 diproyeksikan mampu menjadi tulang punggung baru dalam rantai pasok garam olahan domestik. Transformasi ini diyakini akan membawa ekosistem industri PT Garam menjadi jauh lebih efisien, terintegrasi, dan memiliki daya saing yang tinggi di pasaran.
Melalui keterangan resminya yang diunggah pada Rabu (29/7), manajemen PT Garam menegaskan bahwa ekspansi ini adalah bentuk komitmen nyata terhadap ketahanan pangan dan industri.
“Penandatanganan kontrak ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengembangan kapasitas produksi garam olahan nasional,” tulis manajemen PT Garam dalam akun Instagram resmi perusahaan.
Fokus pada Kualitas dan Kapasitas Terintegrasi
Proyek EPCC ini tidak hanya berfokus pada kuantitas, tetapi juga pada peningkatan mutu produksi secara berkelanjutan. Fasilitas anyar di Gresik ini dirancang khusus untuk memenuhi lonjakan permintaan, baik untuk sektor industri maupun konsumsi masyarakat luas yang trennya terus merangkak naik.
Pembangunan Pabrik Segoromadu 2 ini juga ditujukan untuk memangkas biaya operasional dan memperkuat efisiensi proses pengolahan, sehingga standar operasional perusahaan meningkat secara signifikan.
Pondasi Menuju Swasembada
Pada skala makro, realisasi proyek Segoromadu 2 memegang peranan krusial dalam misi besar Indonesia untuk mewujudkan swasembada garam. Melalui suntikan investasi pada fasilitas produksi yang modern ini, ketahanan industri garam nasional diharapkan semakin kokoh.
Ke depannya, peningkatan kapasitas dari pabrik baru ini ditargetkan mampu menekan angka ketergantungan Indonesia terhadap pasokan garam dari luar negeri. Manajemen berharap seluruh tahapan konstruksi dapat berjalan tepat waktu, sehingga Pabrik Segoromadu 2 bisa segera beroperasi dan memberikan kontribusi nyata bagi ekosistem industri garam nasional yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
















