Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM –
Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, personel Polsek Rungkut melaksanakan pengamanan keberangkatan anggota Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) Ranting Rungkut Surabaya yang akan mengikuti Suran Agung ke-123 di Madiun.
Pengamanan dilaksanakan pada Sabtu, 27 Juni 2026, dengan titik kumpul di Pasar Pahing, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Kehadiran personel Polsek Rungkut bertujuan memastikan proses keberangkatan seluruh peserta berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Selain melakukan pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada seluruh peserta agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan selama perjalanan, menjaga ketertiban, serta menjunjung tinggi sikap saling menghormati demi terciptanya situasi yang kondusif.
Puncak kegiatan Suran Agung ke-123 Persaudaraan Setia Hati Winongo Tunas Muda (PSHW-TM) berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, di Madiun dan diikuti oleh warga PSHW-TM dari berbagai daerah.
Ketua PSHW-TM Ranting Rungkut Surabaya, Dimas Nuhan, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Polsek Rungkut serta Pengurus Yayasan Pasar Pahing sehingga seluruh rangkaian kegiatan keberangkatan dapat berjalan dengan baik.
“Dalam rangkaian kegiatan Suran Agung PSHW-TM ke-123 di Madiun, saya selaku perwakilan Pengurus PSHW-TM Ranting Rungkut Surabaya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan pengamanan dari Polsek Rungkut, serta dukungan dari Pengurus Yayasan Pasar Pahing. Berkat sinergi tersebut, kegiatan kami bersama seluruh Sedulur PSHW-TM Ranting Rungkut dapat berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa adanya hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban maupun kondusivitas masyarakat di wilayah Rungkut. Kami berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Polsek Rungkut dan senantiasa menjadi pelopor Jogo Suroboyo,” ujar Dimas Nuhan.
Melalui pengamanan tersebut, seluruh peserta dapat mengikuti Suran Agung ke-123 di Madiun dengan aman dan tertib serta kembali ke Surabaya dalam keadaan selamat. Kegiatan ini menjadi wujud sinergi yang baik antara Polri, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah.
