Jakarta (ANTARA) – iQOO memperkenalkan iQOO X sebagai ponsel konsep unggulan yang mengandalkan baterai berkapasitas 15.000 mAh. Perangkat tersebut juga dirancang dengan sejumlah komponen kelas atas, termasuk chip Snapdragon 8 Elite Gen10 Pro dan chip e-sports QX yang dikembangkan sendiri oleh iQOO.
Karena masih berstatus konsep, iQOO X belum diposisikan sebagai produk yang segera dipasarkan. Penyebutan Snapdragon 8 Elite Gen10 Pro juga menunjukkan bahwa perangkat ini masih berada dalam tahap pengembangan panjang. Dalam materi yang dikutip dari Gizmochina, Qualcomm disebut paling dekat baru akan merilis Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro.
Baterai solid-state 15.000 mAh
Salah satu daya tarik utama iQOO X adalah teknologi baterainya. iQOO menyebut baterai tersebut menggunakan teknologi solid-state dan memberinya nama Blue Ice Battery. Kapasitas 15.000 mAh membuatnya menjadi bagian penting dari konsep perangkat ini.
Baterai solid-state dengan kapasitas sebesar itu disebut belum tersedia di pasaran. Melalui iQOO X, perusahaan memperlihatkan pengembangan teknologi baterai tersebut dalam bentuk prototipe fisik, bukan hanya rancangan di atas kertas. Meski demikian, sumber tidak menyebutkan jadwal produksi massal atau peluncuran komersial perangkat.
Selain chip utama dari Qualcomm, iQOO membekali ponsel konsep ini dengan chip QX. Chip tersebut dikembangkan untuk kebutuhan e-sports, meski rincian lebih lanjut mengenai fungsi dan kinerjanya tidak dijelaskan.
Layar besar dan responsif
Pada bagian depan, iQOO X menggunakan panel LTPO 6.0 berukuran 7 inci atau sekitar 17,8 sentimeter. Layarnya memiliki resolusi 2K+ dan refresh rate 240 Hz. Perangkat ini juga dilengkapi sensor sidik jari ultrasonik yang ditempatkan di dalam layar untuk mendukung keamanan pengguna.
Layar tersebut memiliki touch sampling rate 4.800 Hz. iQOO turut memperkenalkan fitur AI dynamic partition refresh, yang memungkinkan bagian-bagian berbeda pada layar diperbarui secara terpisah. Rancangan ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan respons layar yang tinggi pada perangkat konsep tersebut.
Kamera beresolusi tinggi dan pilihan memori
Untuk fotografi, iQOO X membawa sensor utama Sony beresolusi 200 MP. Sistem kameranya dilengkapi lensa telefoto periskop Samsung 200 MP serta sensor ultra-wide Samsung 50 MP.
Prototipe iQOO X ditampilkan dalam dua pilihan warna, yakni hitam dan putih. iQOO juga mencantumkan penawaran harga berdasarkan konfigurasi memori, sesuatu yang tidak selalu dilakukan pada produk konsep.
Model dengan RAM 12 GB dan penyimpanan 512 GB tercantum seharga 6.999 yuan atau sekitar Rp18,4 juta. Varian RAM 16 GB dengan penyimpanan 512 GB dibanderol 7.399 yuan, setara sekitar Rp19,5 juta.
Pilihan berikutnya adalah konfigurasi RAM 6 GB dan penyimpanan 1 TB seharga 7.799 yuan atau sekitar Rp20,5 juta. Sementara itu, varian tertinggi dengan RAM 24 GB dan penyimpanan 1 TB memiliki harga 8.599 yuan, setara sekitar Rp22,7 juta.
Karena iQOO X masih merupakan ponsel konsep, harga tersebut belum dapat dipastikan sebagai harga penjualan resmi di pasar. Hingga informasi ini disampaikan, belum ada keterangan mengenai waktu peluncuran komersialnya.
Sumber: ANTARA News – Terkini
