Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan masih ada sekitar 80.000 warga di provinsi tersebut yang belum memiliki akses listrik pada 2026. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan persoalan itu dapat diselesaikan seluruhnya pada 2027.
Pernyataan tersebut disampaikan Dedi dalam peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di halaman Gedung Sate, Bandung, Senin. Ia menyampaikan permohonan maaf karena, setelah 81 tahun Indonesia merdeka, masih terdapat warga Jawa Barat yang belum menikmati layanan listrik dan menghadapi kondisi gelap pada malam hari.
Jumlah warga tanpa listrik turun drastis
Dedi mengungkapkan, ketika mulai menjabat pada 2025, jumlah warga Jawa Barat yang belum memiliki akses listrik tercatat lebih dari 500.000 jiwa. Dalam masa kepemimpinannya, angka tersebut disebut telah ditekan secara signifikan hingga tersisa 80.000 jiwa pada 2026.
Meski mengalami penurunan, Dedi menilai kondisi itu tetap menjadi persoalan serius. Menurut dia, Jawa Barat dikenal sebagai salah satu pusat pemenuhan energi nasional, tetapi sebagian masyarakatnya masih belum memperoleh akses terhadap listrik.
Ia menyebut sejumlah pembangkit dan sumber energi yang berada di Jawa Barat, antara lain PLTA Jatiluhur, Jatigede, Cirata, dan Saguling, serta potensi energi panas bumi. Keberadaan sumber energi tersebut, menurut Dedi, membuat masih adanya warga tanpa listrik menjadi sebuah ironi.
Penataan anggaran untuk layanan dasar
Dedi mengatakan penyelesaian persoalan listrik akan dilakukan melalui reorientasi sistem keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Langkah itu dijalankan bersama DPRD Jawa Barat dan instansi vertikal dengan mengarahkan perhatian lebih besar pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Pemerintah provinsi juga menargetkan penyelesaian krisis jaringan listrik secara bertahap melalui realokasi anggaran dalam dua tahun anggaran. Target tersebut mencakup upaya menjangkau warga yang hingga kini belum memperoleh akses listrik.
Selain jaringan listrik, Dedi menyebut pembangunan infrastruktur jalan menuju wilayah pinggiran provinsi juga perlu dituntaskan secara bertahap. Ia mencontohkan akses menuju sejumlah daerah dengan kondisi geografis berliku, seperti Sukabumi, Cianjur, dan Garut.
Target penyelesaian pada 2027
Dedi menegaskan pemerintah tidak boleh mengabaikan layanan dasar masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah akan berupaya menyelesaikan sisa persoalan akses listrik tersebut pada 2027 melalui kerja bersama dan pengaturan kembali prioritas anggaran.
Peringatan HUT ke-81 RI tingkat Jawa Barat dipusatkan di Gedung Sate, Bandung. Rangkaian kegiatan meliputi kirab bendera merah putih, upacara penaikan dan penurunan bendera, serta defile pasukan gabungan.
Dalam perayaan itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga menghadirkan makanan dan minuman dari pelaku UMKM. Sajian tersebut disiapkan untuk sekitar 10.000 orang yang hadir dalam rangkaian acara.
Sumber: ANTARA News – Bisnis
