YDSF Dorong Pembelajaran Aktif dan Kolaboratif yang Berpusat pada Siswa

Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM –

Pembelajaran berkualitas tidak hanya ditentukan oleh materi yang disampaikan guru, tetapi juga oleh keterlibatan siswa dalam proses belajar. Karena itu, guru perlu merancang pembelajaran yang memberi ruang bagi siswa untuk berdiskusi, bereksplorasi, bekerja sama, berefleksi, dan belajar melalui praktik langsung.

Upaya tersebut menjadi fokus Workshop Desain Pembelajaran Aktif, Kolaboratif, dan Berpusat pada Peserta Didik dalam Program Guru Gemilang YDSF yang berlangsung pada 9–11 Oktober 2026 di UPT Aneka Industri dan Kerajinan Surabaya. Kegiatan ini diikuti 50 guru dari 16 sekolah.

Workshop tersebut membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan untuk merancang pembelajaran yang menempatkan siswa sebagai subjek aktif. Materi yang diberikan meliputi konsep pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa, perancangan alur pembelajaran, serta strategi diskusi, kerja kelompok, eksplorasi, refleksi, dan praktik langsung.

Melalui kegiatan ini, guru didorong untuk tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang mendorong siswa berpikir kritis, berinteraksi, berkolaborasi, dan mengembangkan potensinya.

Workshop ini merupakan bagian dari Program Guru Gemilang yang diselenggarakan Yayasan Dana Sosial Al Falah (YDSF) bersama Kualita Pendidikan Indonesia (KPI). Program tersebut dirancang untuk mengembangkan profesionalisme guru secara berkelanjutan, baik melalui penguatan kompetensi maupun pengembangan talenta guru sebagai pendidik.

Salah satu peserta, Paramitha Aisyah Salsabila Putri, perwakilan SD Wachid Hasjim 2 Surabaya, menyampaikan rasa syukurnya dapat mengikuti program tersebut. Ia berharap Program Guru Gemilang yang diinisiasi YDSF dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak guru memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan yang mendukung pengembangan kompetensi dan kualitas pembelajaran.

“Semoga Program Guru Gemilang YDSF terus berlanjut dan menghadirkan pelatihan yang inspiratif serta bermanfaat bagi para guru untuk terus berkembang,” ungkapnya.

Melalui workshop ini, YDSF berharap para guru dapat menerapkan desain pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, guru tidak hanya berperan sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendampingi siswa untuk belajar, bertumbuh, dan mengembangkan potensinya secara optimal.

Home Trending Kontak
Exit mobile version