Deputi Gubernur BI Tekankan Tiga Aspek untuk Kemajuan Perekonomian Kreatif

0
21

INFOJAWATIMUR.com – Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Juda Agung menekankan tiga aspek yang tersebut digunakan harus diimplementasikan oleh setiap pelaku perniagaan untuk memajukan kegiatan ekonomi kreatif di Tanah Air.

“Pertama adalah inovasi,” kata Deputi Gubernur BI Juda Agung usai membuka kegiatan Sumbar CreatiFest 2023 pada di Padang, Jumat.

Juda menganalogikan pembaharuan merupakan jantung bagi bidang dunia bidang usaha kreatif. Sebab, tanpa pembaharuan maka sektor kreatif akan sulit berkembang atau tak eksis.

Dengan terus berinovasi maka setiap sektor kreatif dapat menciptakan barang dan juga layanan yang dimaksud lebih tinggi lanjut baik sehingga mampu memenuhi berbagai keperluan konsumen.

“Oleh lantaran itu, saya berpesan agar pelaku lapangan bisnis kreatif untuk terus memantau apa cuma keperluan konsumen,” kata Juda.

Menurut dia, dengan teknologi informasi yang digunakan didukung beragam sistem media sosial, setiap pelaku perniagaan akan lebih besar tinggi mudah mengetahui apa cuma permintaan rakyat (konsumen).

Kedua, Juda menegaskan setiap pelaku bidang usaha harus menguasai digitalisasi. Sebab, ketika ini dunia semakin terhubung secara digital. Oleh sebab itu, perniagaan mikro kecil juga menengah (UMKM) yang tersebut dimaksud melek teknologi akan tambahan kompetitif dibandingkan yang mana mana tidak cakap digitalisasi.

“Digitalisasi ini akan berkaitan dengan apa belaka misalnya pembayaran, pengelolaan keuangan hingga pemasaran produk,” ujarnya.

Terakhir, Direktur Eksekutif Internasional Monetary Fund (IMF) pada Washington DC, Amerika Serikat periode 2017-2019 itu menyatakan setiap pelaku usaha harus mulai berani pada orientasi ekspor.

Lulusan University of Birmingham itu mengungkapkan bursa global menawarkan kemungkinan yang dimaksud sangat besar terhadap UMKM Indonesia untuk meningkat pesat.

“Dengan berorientasi global, maka UMKM dapat mengeksplorasi bursa baru, menjalin kemitraan internasional juga juga meningkatkan daya saing di dalam tempat kancah global,” jelas dia.

Akan tetapi, ia mengingatkan untuk menuju level internasional maka keberlanjutan lalu juga kualitas produksi termasuk skala produksi menjadi faktor utama yang mana digunakan harus diperhatikan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here