Banyuwangi, INFOJAWATIMUR.COM – Enam anak buah kapal (ABK) KM Genius berhasil diselamatkan setelah kapal kayu yang mereka tumpangi mengalami mati mesin dan hanyut di perairan Laut Bali, wilayah utara Kabupaten Buleleng, Bali, Sabtu (25/7/2026).
Keenam kru kapal tersebut sempat berada dalam situasi darurat di tengah laut. Kapal yang membawa mereka tidak dapat melanjutkan pelayaran setelah mengalami gangguan mesin hingga akhirnya hanyut terbawa arus.
Beruntung, laporan mengenai kondisi kapal dan para awaknya segera diterima oleh petugas. Tim SAR gabungan kemudian bergerak cepat untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap seluruh kru yang berada di atas KM Genius.
Informasi mengenai kejadian tersebut pertama kali diterima dari Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi. Dalam laporan itu disebutkan terdapat sebuah kapal kayu bernama KM Genius yang mengalami mati mesin di perairan Bali. Kapal tersebut diketahui membawa enam orang kru.
Setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi langsung mengambil langkah penanganan dengan mengerahkan tim rescue ke lokasi yang diperkirakan menjadi titik keberadaan kapal dan para ABK.
Operasi pencarian juga melibatkan unsur SAR dari wilayah Bali. Kantor SAR Denpasar turut mengerahkan Rigid Inflatable Boat (RIB) 04 yang diberangkatkan dari Pos SAR Buleleng untuk membantu proses pencarian dan penyelamatan.
Sementara itu, Tim SAR Banyuwangi bergerak dari Pelabuhan Tanjung Wangi menggunakan RIB 02 Banyuwangi. Tim tersebut bertolak menuju lokasi pencarian sekitar pukul 11.05 WIB.
Koordinasi antarpersonel di lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses pencarian. Tim SAR terus melakukan komunikasi dengan unsur terkait untuk memperoleh informasi terbaru mengenai posisi keenam ABK yang mengalami kondisi darurat.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 12.34 WIB, tim SAR berhasil menemukan seluruh kru KM Genius di tengah perairan.
Saat ditemukan, keenam ABK diketahui masih berusaha menyelamatkan diri dengan bertahan menggunakan styrofoam. Kondisi tersebut menunjukkan para kru sempat menghadapi situasi yang cukup genting setelah kapal mereka mengalami gangguan dan tidak dapat melanjutkan pelayaran.
Petugas kemudian melakukan proses evakuasi terhadap seluruh kru. Keenam ABK berhasil dibawa menuju Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, dalam kondisi selamat.
Setelah tiba di pelabuhan, seluruh korban langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Wangi. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para ABK setelah sebelumnya berada dalam situasi darurat di tengah laut.
Setelah proses evakuasi dan pemeriksaan kesehatan selesai, penanganan lebih lanjut terkait insiden tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian, dalam hal ini unsur Polair. Proses tersebut dilakukan dengan dukungan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjung Wangi serta UPT Pengelola Pelabuhan Penyeberangan Regional Jawa Timur.
Sementara itu, keberadaan KM Genius hingga kini belum diketahui. Kapal kayu tersebut, termasuk muatan sembako atau kargo yang dibawanya, dilaporkan masih belum ditemukan dan dinyatakan hilang.
Belum ada informasi lebih lanjut mengenai kondisi kapal setelah mengalami mati mesin maupun penyebab pasti gangguan yang menyebabkan KM Genius kehilangan kemampuan untuk melanjutkan pelayaran. Pihak berwenang masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengetahui secara menyeluruh kronologi kejadian tersebut.
Enam ABK yang berhasil dievakuasi diketahui masing-masing adalah Panji Mukhtar (28), yang bertugas sebagai nakhoda, Heru Herlambang (29), Fabiayyi (50), Mamat (32), Maksum (41), dan Sahril (30).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi I Made Oka Astawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi penyelamatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan mengevakuasi seluruh ABK dalam kondisi selamat tidak terlepas dari respons cepat serta koordinasi yang dilakukan berbagai pihak sejak laporan kejadian diterima.
Ia menyebut komunikasi yang terjalin antara unsur SAR dan pihak terkait di lapangan turut membantu proses pencarian hingga akhirnya keenam kru berhasil ditemukan.
“Alhamdulillah seluruh enam kru KM Genius berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Keberhasilan ini merupakan hasil koordinasi yang cepat, komunikasi yang baik, serta sinergi seluruh unsur SAR gabungan di lapangan,” ujar I Made Oka Astawa.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama pelaksanaan operasi penyelamatan. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah perairan.
Dengan seluruh ABK telah berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat, tidak ada lagi korban yang membutuhkan pertolongan dalam operasi tersebut. Karena itu, operasi SAR terhadap insiden KM Genius diusulkan untuk ditutup.
Seluruh personel dan unsur SAR yang terlibat dalam operasi kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing. Meski operasi penyelamatan dinyatakan selesai, petugas tetap berada dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kemungkinan adanya keadaan darurat lain di wilayah perairan.
Insiden KM Genius menjadi pengingat pentingnya aspek keselamatan dalam aktivitas pelayaran, khususnya bagi kapal yang membawa muatan dan melakukan perjalanan antarpulau. Gangguan mesin di tengah laut dapat berkembang menjadi situasi yang membahayakan apabila tidak segera mendapatkan penanganan.
Keberhasilan evakuasi keenam ABK dalam kejadian ini juga menunjukkan pentingnya kecepatan informasi dan koordinasi dalam operasi pencarian dan pertolongan di laut. Respons cepat dari unsur SAR Banyuwangi bersama tim SAR Denpasar dan unsur terkait lainnya memungkinkan seluruh kru ditemukan sebelum kondisi mereka semakin memburuk.
Meski seluruh ABK berhasil diselamatkan, keberadaan KM Genius dan muatan yang dibawanya masih menjadi perhatian. Informasi mengenai lokasi terakhir kapal serta kondisi setelah mengalami mati mesin diharapkan dapat diketahui melalui proses penelusuran dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.
Hingga operasi SAR ditutup, seluruh enam ABK KM Genius dipastikan telah berhasil dievakuasi ke daratan dalam kondisi selamat. Sementara itu, proses penanganan terkait insiden pelayaran dan keberadaan kapal diserahkan kepada instansi yang berwenang.
