Berita  

DKI Siapkan Uji Coba LRT Kelapa Gading-Manggarai dan Bangun SJUT Rp90 Miliar

Akses uji coba LRT dibuka melalui undangan serta pendaftaran di situs resmi LRT Jakarta.

Sejumlah agenda pembangunan dan pelayanan publik menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta pada Kamis, 10 September. Di antaranya persiapan uji coba LRT rute Kelapa Gading-Manggarai, pembangunan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT), serta pengecekan ketersediaan masker oleh Polda Metro Jaya.

Uji coba LRT Kelapa Gading-Manggarai nantinya dapat diikuti masyarakat melalui dua jalur, yakni undangan dan pendaftaran pada situs resmi LRT Jakarta. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Budi Awaluddin menyampaikan hal itu setelah meninjau rute LRT di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis.

Menurut Budi, akses bagi warga tidak hanya diberikan melalui undangan. Masyarakat juga akan mendapat kesempatan mendaftar secara daring melalui laman resmi LRT Jakarta. Namun, sumber tidak memuat jadwal pembukaan pendaftaran maupun waktu pelaksanaan uji coba tersebut.

Lalu lintas sekitar Manggarai disiapkan kembali normal

Direktur Utama PT LRT Jakarta Aditia Kesuma Negara mengatakan pengaturan lalu lintas di sekitar Manggarai akan dinormalkan secara bertahap. Pengalihan arus sebelumnya dilakukan karena adanya pembangunan LRT rute Kelapa Gading-Manggarai.

Aditia menyebut jalan di bawah area pembangunan akan kembali dibersihkan, termasuk bagian yang berkaitan dengan integrasi menuju Stasiun KRL Manggarai. Pernyataan itu disampaikan saat ia ditemui di Stasiun Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Rute Kelapa Gading-Manggarai menjadi salah satu proyek transportasi yang ditinjau dalam agenda Pemprov DKI pada hari tersebut. Peninjauan juga berlangsung di Stasiun LRT Manggarai bersama jajaran terkait.

Pembangunan SJUT menelan anggaran Rp90 miliar

Pada sektor penataan utilitas, Pemprov DKI mengalokasikan Rp90 miliar untuk membangun SJUT di sejumlah titik di Jakarta. Infrastruktur tersebut dibangun untuk menata jaringan utilitas, termasuk kabel yang masih berada di permukaan jalan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan anggaran itu digunakan untuk pembangunan SJUT dengan panjang total 16,9 kilometer. Ia menyampaikan keterangan tersebut setelah meninjau proyek di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menargetkan pembangunan SJUT dan penurunan kabel-kabel yang berada di permukaan dapat diselesaikan dalam lima tahun. Ia menyebut pekerjaan yang harus ditangani memiliki panjang sekitar 6.500 kilometer.

Pramono mengakui pencapaian target tersebut perlu dilihat dari kemampuan pelaksanaannya. Namun, ia menilai target itu dapat diwujudkan apabila penanganan dilakukan secara menyeluruh dan tidak hanya bergantung pada Dinas Bina Marga.

Polda Metro cek stok dan harga masker

Selain pembangunan infrastruktur, Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya memeriksa ketersediaan serta harga masker di tingkat produsen dan distributor. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan pasokan masker tetap tersedia dan harganya stabil ketika permintaan masyarakat meningkat.

Kepala Subdirektorat I Industri dan Perdagangan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Ardila Amry mengatakan pengecekan juga bertujuan menjaga agar harga masker tetap wajar. Jika ditemukan dugaan pelanggaran, aparat akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan yang berlaku.

Rangkaian informasi tersebut menjadi bagian dari perkembangan di Jakarta pada 10 September, mencakup transportasi umum, penataan jaringan utilitas, dan pengawasan kebutuhan masyarakat.

Sumber: ANTARA News – Terkini

Home Trending Kontak
Exit mobile version