Inilah Jawara Duta Budaya Indonesia 2023, Ale Hattan Yasar Maulana: Suka Budaya Asing Nggak Apa-Apa, Asal ….

0
17
Ale Hattan Yasar Maulana (dua dari kiri) saat dinobatkan sebagai Duta Budaya Indonesia 2023.

infoJAWATIMUR.com – Tak banyak anak muda negeri ini yang begitu serius mendalami budaya Tanah Air. Di antara yang sedikit itu, adalah sosok Ale Hattan Yasar Maulana.

Sosok muda yang masih duduk di bangku kelas XI SMA Negeri 2 Sumenep ini gencar melakukan ‘kampanye’ budaya melalui kegiatan yang diberi label ‘East Java Trip’.

Yang juga tak biasa, Ale aktif berkampanye dalam bentuk konten di media sosialnya. Di akun Instagram @ale.hatan, putra pasangan Dr Syafrudin Ainor Rafiek SH MH dan Hj Maulli Fitriany ini antara lain mengeksplorasi petilasan Sri Aji Jayabaya di Kediri dan Museum Trowulan di Mojokerto.

Berkat aksi sosial dan perhatian besar pada seni budaya Tanah Air itu pula, Ale dinobatkan sebagai Duta Budaya Indonesia 2023 yang diadakan di The Southern Hotel Surabaya pada 6-8 Desember 2023.

Di gelaran acara tahunan tersebut, Ale sukses membawa nama baik Kabupaten Sumenep dan tentu Provinsi Jawa Timur dengan mengangkat Tari Topeng Dalang dan Batik Sumenep.

Duta Budaya Indonesia adalah wadah yang menampung seluruh role model yang cinta keberagaman budaya Indonesia. “Maka saya akan jadikan organisasi ini untuk melakukan aksi nyata dalam berbagai program perlindungan dan pelestarian objek pemajuan kebudayaan Indonesia,” katanya.

Ale meyakini bahwa budaya merupakan identitas diri bangsa. “Kalau tidak cinta budaya sendiri maka negeri ini akan kehilangan jati diri. Lalu apa identitas budaya Indonesia? Padahal Indonesia dikenal budayanya yang sangat indah,” begitu sergahnya.

Ale menekankan, tidak ada salahnya menyukai budaya luar seperti K-Pop dan juga budaya-budaya barat. “Budaya luar (negeri) tidak harus dijauhi. Nggak apa-apa suka, asal budaya sendiri tidak ditinggalkan!” tandasnya.

Dalam rangka mendekatkan budaya Tanah Air itu dengan anak Gen Z, Ale memilih bikin konten dengan tema ‘East Java Trip’ tersebut. “Agar bisa membaur dengan mereka, maka saya harus gunakan dengan cara yang sama untuk menyampaikan pesan cinta budaya ini, yaitu menggunakan media sosial,” bebernya.

Dalam rangkaian kampanye budaya Jawa Timur tersebut, Ale juga berencana mengunjungi Banyuwangi dan Bromo. Tujuannya tentu untuk menampilkan keindahan dan keragaman budaya Jawa Timur.

“Nantinya tentu akan saya kembangkan jadi Bali Trip, Jakarta Trip atau juga Central Java Trip,” imbuh Ale yang kelahiran Sumenep, 17 Juli 2007.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here