Kebutuhan Produk Multimedia Meningkat, Mr Boo dan Ryan Dio Beri Komentar Begini

0
69
Ryan Dio Ramadhan (kanan) bersama Mr Boo (dua dari kiri) dan Angga Tyan dari Infinix (kiri) tampil sebagai narasumber diskusi bertajk 'Tren Ngevlog'

infoJAWATIMUR.com – Dua influencer ternama Surabaya, Mr Boo dan Ryan Dio Ramadhan tampil dalam agenda ‘PHMI Fest’ yang digelar dalam rangkaian ulang tahun ke-8 Perkumpulan Hotel dan Media Indonesia di Royal Plaza Surabaya.

Keduanya sepakat bahwa maraknya kebutuhan produk multimedia membuat masyarakat terus mengikuti perkembangan produk-produk digital.

Tak hanya untuk penggunaan pribadi, kalangan industri pun selalu update produk digital untuk kebutuhan promosi di media sosial masing-masing. “Tetapi sayangnya, yang saya amati postingan di media social ini masih terkesan asal tempel, dan kurang melihat timing,” ujar Mr Boo.

Tak hanya mengritik. Pemilik akun IG @mr.boo89 dengan follower hamper 13K ini pun memberi masukan. “Promo di media sosial itu harus disesuaikan karakter properti, mau dibawa kemana promonya,” kata pria yang selalu ramah ini.

Menurut Mr Boo, produk yang akan diunggah di media sosial hendaknya disesuaikan ciri khas perusahaan sehingga menimbulkan kesan lebih bagi target konsumen.

“Misalnya penggunaan tone warna, atau caption yang spesifik. Atau bisa juga yang tematik,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Angga Tyan, Brand Marketing Specialist Infinix Mobility pun menyatakan hal senada. Perusahaan elektronik dari Transsion Holdings yang berbasis di Hongkong ini justru menuai ‘berkah’ pandemi yang berlangsung sejak awal 2020 silam.

Bergesernya aktivitas masyarakat yang lebih banyak dilakukan di rumah menyusul kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilanjutkan dengan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) justru meningkatkan permintaan terhadap kebutuhan alat komunikasi berbasis digital.

Tak hanya piranti komunikasi, permintaan terhadap produk-produk gaming pun meningkat pesat. Pasalnya, mereka yang jenuh hanya berdiam diri di rumah kemudian mencoba menghabiskan waktu dengan bermain game.

“Kami memang bisa dibilang ‘diuntungkan’ pandemi. Apalagi produk kami, terutama untuk multimedia dikenal bagus karena prosesornya anti lelet,” tegas Angga.

Infinix Mobile yang didirikan pada tahun 2013 ini mulai masuk di Indonesia tahun 2015, dan ditandai dengan pemasaran ponsel Infinix seri Hot Note di marketplace.

Produk Infinix sudah sangat akrab di kalangan para gamer. Apalagi kini Infinix mengawal gelaran M4 World Championship yang berlangsung selama 15 hari sejak 1 Januari lalu.

Produk Infinix memang mumpuni di bidang multimedia. Meski saat ini yang di-highlight adalah produk gaming, produk lainnya pun tak kalah moncernya.

Produk Infinix memang jenis yang sangat dibutuhkan masyarakat di era serba digital ini. Selain handphone, produk lainnya ada True Wireless Stereo (TWS), headset, speaker bluetooth, laptop, dan smartTV.

Di tahun 2023 ini produk Infinix terbaru adalah tipe Note 12. “Respons masyarakat luar biasa. Dalam waktu kurang dari tiga bulan penjualan mencapai 80 persen,” papar Angga.

Diakui Angga, melesatnya penjualan Note 12 2023 ini tak lepas dari para gamer. “Kami juga kerjasama dengan mobile legend,” urainya.

Dan bocorannya, bulan Februari mendatang Infinix bakal merilis tipe paling baru, yaitu Infinix Hot 12 5G. Diakui Angga, hampir semua tipe punya segmen masing-masing, baik produk gaming, maupun multimedia lainnya.

“Karena kami menggunakan Helio Tech untuk procesornya sehingga dikenal produk anti lemot,” imbuhnya.

Angga mengungkapkan pula bahwa konsumen Infinix didominasi para pekerja kreatif. “Pengguna Infinix adalah Gen G, anak muda multitasking. Mereka yang kuliah tetapi juga pekerja,” bebernya.

Selain Surabaya, pasar Infinix di Jawa Timur terbesar ada di Malang, Madiun, dan Ponorogo. “Produk kami juga sudah mengantongi International Certificate 2019,” pungkasnya. ari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here