Kronologi KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Perairan Sumenep, Kepulan Asap Hitam Membumbung Tinggi

INFOJAWATIMUR.COM – Insiden kebakaran terjadi di Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Mutiara Sentosa 2 rute Surabaya-Makassar pada Minggu, 2 Agustus 2026 di Perairan Sumenep, Jawa Timur.

Dalam video yang beredar di media sosial, situasi tegang terlihat saat penumpang berkumpul menunggu untuk dievakuasi.

Salah satunya diunggah oleh akun Threads @acholatif, para penumpang sudah mengenakan pelampung oren dan di bagian sisi lain kapal, tampak asap hitam mengepul ke atas.

“Ya Allah, semoga teman-teman yang ada di kapal Mutiara Sentosa 2 selamat. Insiden kapal terbakar, Minggu, 2 Agustus 2026,” tulisnya dalam keterangan video yang diunggah pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Kronologi Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2

Bermula dari laporan PT Atosim Lampung Pelayaran (ALP) saat tak bisa menghubungi nakhoda kepada Kantor SAR Surabaya.

Kemudian petugas menerima laporan dari Syahbandar Tanjung Perak sekitar pukul 08.24 WIB.

Menurut laporan dari PT ALP, KMP Mutiara Sentosa membawa sekitar 180 orang penumpang dan 40 kru kapal saat berlayar.

“Pihak perusahaan kapal mendapat info dari nakhoda bahwa kapal terbakar di ujung utara Madura sekitar pukul 06.00-07.00 WIB dan setelah itu nakhoda tidak dapat dihubungi kembali,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya Nanang Sigit dalam keterangannya kepada media pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Kapal Hampir Habis Terbakar

Mengenai kondisi kapal, Nanang menyebut bahwa KMP Mutiara Sentosa 2 hampir seluruhnya dilalap si jago merah.

“Kondisi kapal hampir terbakar habis dan penumpang kapal berada di anjungan dan haluan,” jelas Nanang.

Sementara dalam video yang beredar, penumpang memang banyak berkumpul di lokasi yang aman dari kobaran api.

Kondisi kapal yang hampir habis terbakar itu juga sempat dilaporkan oleh Kapal Meratus Project 3 yang sedang berada di dekat lokasi KMP Mutiara Sentosa 2, sekitar pukul 09.45 WIB.

Kapal Meratus Project 3 tak bisa membantu evakuasi maupun mendekat karena membawa muatan yang mudah terbakar, sehingga evakuasi dilakukan oleh TB Hasnur 26.

Operasi penyelamatan yang dilakukan oleh tim gabungan tersebut, hingga kini belum membagikan laporan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun informasi kemungkinan adanya korban.

Home Trending Kontak
Exit mobile version