Membedah Visi di dalam Bidang Energi Prabowo-Anies-Ganjar

0
36
Membedah Visi di area di Area Daya Prabowo-Anies-Ganjar

INFOJAWATIMUR.com – Masing-masing calon presiden (Capres) telah lama menyampaikan masing-masing visi-misi untuk meraih kemenangan hati penduduk pada pemilihan presiden Pilpres. Terutama, visi-misi pada sektor energi yang masing-masing setuju untuk takkan menggunakan BBM berbahan fossil.

Beberapa waktu lalu, Capres Prabowo Subianto bertekad untuk menciptakan swasembada energi yang tersebut masuk pada visi-misinya. Dengan swasembada ini, artinya jikalau dirinya menjadi presiden maka akan menghentikan laju impor BBM yang mana masih terjadi pada waktu ini.

Capres Prabowo Subianto ketika Dialog Publik dalam UM Surabaya. [Beritajatim.com]
Capres Prabowo Subianto ketika Dialog Publik di dalam UM Surabaya. [Beritajatim.com]

Agar rencana itu bisa saja terwujud, maka dirinya akan mengalihkan pemakaian BBM berbahan fossil dengan energi hijau. Bahkan, Menteri Perlindungan itu akan datang mewajibkan atau 100 persen warga menggunaka energi hijau.

“Saudara-saudara kegiatan hasil cepat dalam antaranya kita harus swasembada pangan, air, juga energi. Kita satu-satunya negara di area dunia, para pakar datang ke sini, yang tersebut nantinya 100% BBM kita dari hijau, biofuel, kelapa sawit, jagung, tebu,” ujar Prabowo yang tersebut diambil di acara dialog terbuka Muhammadiyah yang dilihat pada YouTube Muhammadiyah Channel, Selasa (28/11/2023).

“Kita tak akan impor BBM lagi saudara sekalian,” tambah dia.

Anies Baswedan

Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1 Anies Baswedan (tengah) pada waktu mengadakan kampanye perdana di dalam GOR Ciracas, Jakarta, Selasa (28/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1 Anies Baswedan (tengah) pada waktu menyelenggarakan kampanye perdana di tempat GOR Ciracas, Jakarta, Selasa (28/11/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementra, Capres Anies Baswedan mempunyai visi yang tersebut berlawanan dengan visi-misi Prabowo Subianto di dalam sektor energi. Jika Prabowo ingin menghilangkan impor BBM, Anies masih memungkinkan impor energi untuk pemenuhan di dalam pada negeri.

Meski demikian, Anies justru akan memberesi kesulitan tata kelola impor energi, sehingga tidak ada ada yang tersebut bermain, alhasil nilai tukar yang tersebut didapatkan rakyat menjadi murah.

Dalam dokumen visi-misnya, Mantan Gubernur DKI Ibukota Indonesia ini justru ingin menggandeng negara-negara produsen BBM huingga energi agar mampu mendapatkan nilai impor yang murah.

“Meningkatkan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional hingga ke tingkat yang digunakan aman, untuk menjamin ketersediaan BBM juga memungkinkan dilakukannya perencanaan impor yang matang, untuk mendapatkan tarif terbaik,” kata Anies di dokumen visi-misinya.

Namun, Anies sama dengan gagasan Prabowo, pada mana dirinya mengedepakan energi hijau lalu memiliki kegiatan untuk menciptakan energi baru dan juga terbarukan (EBT). Mulai dari bioenergi, panas bumi, air terjun, angin, hidrogen, serta tenaga surya.

Ganjar Pranowo

Calon presiden RI nomor urut 3, Ganjar Pranowo, kampanye hari pertama dalam salah satu desa di area Merauke, Papua, Selasa (28/11/2023). [Foto: Tim Media Massa Ganjar-Mahfud]
Calon presiden RI nomor urut 3, Ganjar Pranowo, kampanye hari pertama di area salah satu desa dalam Merauke, Papua, Selasa (28/11/2023). [Foto: Tim Industri Media Ganjar-Mahfud]

Dari sisi Ganjar Pranowo, Dirinya tidaklah mengungkapkan secara gamblang kebijakan sektor energi pada visi-misinya di area Pilpres. Akan tetapi, sebanding seperti kedua capres dalam melawan bahwa, Ganjar akan mengedepankan EBT pada pemanfaatan energi di dalam pada negeri.

Mantan Gubernur Jawa Tengah ini akan mengembangkan EBT dari lingkup yang dimaksud paling kecil yaitu pedesaan. Artinya, desa-desa akan memanfaatkan EBT sebagai sumber energi pada menjalankan keberadaan sehari-hari.

Sumber : suara.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here