Menguak Siapa Devara Putri, Caleg Dalang Pembunuhan Keji Indriana Dewi Dipicu Rasa Cemburu

0
11
Menguak Siapa Devara Putri, Caleg Dalang Pembunuhan Keji Indriana Dewi Dipicu Rasa Cemburu

INFOJAWATIMUR.com – Seorang wanita bernama Indriana Dewi Eka Saputri (24) tewas dibunuh pada Bogor lalu mayatnya dibuang di area kawasan Banjar, Jawa Barat. Diketahui, otak pembunuhan keji yang disebutkan merupakan Caleg DPR bernama Devara Putri Prananda. Lantas siapa Devara Putri?

Sebelumnya, pada 25 Februari 2024 terdapat penemuan mayat perempuan di dalam tikungan Batu Gajah, Jalan Raya Banjar – Cimaragas, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Daerah Perkotaan Banjar, Jawa Barat. Ketika pertama kali ditemukan, mayat yang disebutkan terbungkus dengan kain sprei dan juga selimut. Tak hanya saja itu, kedua tangannya pun juga terikat dengan sebuah tali.

Setelah ditelusuri, mayat yang dimaksud adalah Indriana Dewi Oka Saputri warga Cipinang, Ibukota Timur. Ia dipastikan menjadi korban pembunuhan.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polda Jawa Barat, terungkap jikalau pelaku pembunuhan Indriana Dewi sebanyak tiga orang, salah satunya yaitu Devira Putri Prananda, manusia caleg DPR dari partai Garuda.

Siapa Devara Putri? 

Devara Putri adalah calon anggota DPR RI dari wilayah pemilihan atau Dapil Jawa Barat IX yang dimaksud meliputi Wilayah Majalengka, Wilayah Subang juga juga Wilayah Sumedang. Wakil Ketua Partai Garuda, Teddy Gusnaidi, pada Awal Minggu (4/3/2024) mengungkap jikalau Devara Putri adalah calon legislatif dari Partai Garuda.

Sebagai buntut dari persoalan hukum pembunuhan berencana tersebut, Devara pun akhirnya dipecat dari partainya. Kemudian Teddy menegaskan apabila aksi pidana yang dimaksud dijalankan oleh Devara Putri tak dapat mewakilkan partainya juga tindakan hukum ini tak berhubungan dengan partai.

Perempuan berusia 24 tahun yang dimaksud harus mengubur mimpinya setelahnya membunuh Indriana. Dalam pemilihan umum 2024 yang mana dilaksanakan pada 14 Februari 2024 lalu, Devara tercatat memperoleh sebanyak 226 suara.

Saat berkampanye, Devara menjanjikan akan memberi bantuan kemampuan fisik gratis khususnya bagi warga yang tersebut kurang mampu. Programnya ini tentu berbanding terbalik dengan tidakan kejinya itu.

Motif Pembunuhan Indriana Dewi 

Devira adalah warga Johar Baru, pada melakukan aksinya itu ia dibantu dengan kekasihnya, Didot Alfiansyah kemudian rekan Didot, Muhammad Reza Swastik yang mana bertindak sebagai algojo di pembunuhan.

Diketahui, Didot telah menjalin hubungan asmara dengan Devira selama 5 tahun. Di pada waktu bersamaan, Didot pun juga memiliki hubungan dengan sang korban, Indriana selama kurang lebih besar selama 7 bulan.

Pihak kepolisian mengungkapkan apabila motif pembunuhan terhadap Indriana ini lantaran sebab pelaku Devira cemburu dengan Indriana. Devira yang mana merupakan otak pembunuhan ity sempat mengungkapkan untuk Didot bahwa ia tak ingin meninjau korban hidup.

“Saya nggak mau kalau ia masih ada di area dunia ini. Terserah mau kau bunuh, mau apa,” kata Devira seperti dikutipkan dari pernyataanya terhadap polisi.

Dodit lantas meminta-minta sahabatnya, Muhammad Reza untuk menjadi eksekutor pembunuhan tersebut. Dodit pun sudah menjanjikan imbalan sebagian Simbol Rupiah 50 juta. Bahkan, uang imbalannya itu merupakan hasil dari pelanggan barang mewah milik korban.

Reza pun lantas menghabisi nyawa korban dengan cara menjerat lehernya memakai ikat pinggang. Aksi kejinya yang dimaksud dilaksanakan pada di mobil. Sebelum akhirnya dibuang di dalam tempat Neglasari, Perkotaan Banjar, para pelaku pun membunuh korban dalam Daerah Bogor, tepatnya di tempat wilayah Bukit Pelangi.

Setelah itu, para pelaku menghadirkan mayatt korban memakai mobil ke wilayah Jakarta, Cirebon, kemufian ke Kuningan kemudian berakhir membuangnya di dalam Daerah Perkotaan Banjar. Atas perbuatan kejinya itu, para pelaku lantas dijerat Pasal 338, 340, juga 365 KUHP Ayat 4 dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.

Sedangkan, ayah korban, Muhammad Ro’i, tak berbagai memberikan komentar ketika mendapat pertanyaan dari awak media. Muhammad Ro’i semata-mata mengungkapkan apabila ia akan mengakibatkan jenazah anaknya itu kembali ke Semarang, Jawa Tengah, untuk dimakamkan.

“Dibawa ke Semarang,” ujar Muhammad Ro’i singkat.

Nah, itu tadi informasi terkait siapa Devara Putri otak pembunuhan Indriana Dewi Eka Saputri. Kini dirinya harus mendekam di area penjara juga dipecat dari partai Garuda.

Sumber Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here