INFOJAWATIMUR.COM – Kancah pergerakan industri halal nasional menyambut hadirnya pemimpin baru. H. Moch. Hamzah, ST., MM. secara sah didapuk sebagai Ketua Umum Tayyib Indonesia Raya (TAYARA) menyusul proses pemilihan yang berlangsung dinamis pada Musyawarah Nasional (Munas) I. Perhelatan akbar ini sukses diselenggarakan di Hotel Grand Whiz Praxis, Surabaya, hari ini, Sabtu (18/7/2026).
Pertemuan strategis tingkat nasional ini menyedot perhatian besar dari para pemangku kepentingan industri dan pelaku usaha. Tercatat, tidak kurang dari 50 delegasi perwakilan dari berbagai provinsi di Tanah Air turut ambil bagian secara langsung. Tingginya partisipasi peserta antar-daerah ini menjadi indikator positif bahwa semangat untuk mengkonsolidasikan industri berbasis syariah telah merata di seluruh pelosok negeri.
Dengan terpilihnya H. Moch. Hamzah sebagai pucuk pimpinan, TAYARA bersiap menyongsong era kolaborasi yang lebih masif dan terstruktur. Sang Ketua Umum baru memikul tanggung jawab krusial untuk mengawal visi besar organisasi: memastikan bahwa konsep “halal” tidak berdiri sendiri, melainkan harus bersanding erat dengan prinsip “tayyib”. Konsep ini menuntut agar setiap produk di pasaran tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga diproses secara etis, berstandar mutu tinggi, aman, dan berkontribusi langsung pada kesejahteraan ekonomi bangsa.
Penetapan nakhoda baru ini disambut gegap gempita oleh para peserta Munas. Harapan luhur pun dititipkan kepada kepengurusan baru, sebagaimana yang disuarakan oleh Nafsiah, seorang tokoh penggerak UMKM yang hadir memantau langsung jalannya persidangan Munas.
“Ekosistem makanan dan minuman halal membutuhkan kekuatan kehadiran TAYARA di Indonesia, selamat kepada Ketua Umum TAYARA,” ucap Nafsiah penuh optimisme.
Bagi Nafsiah dan representasi pelaku UMKM lainnya, TAYARA bukanlah sekadar ormas biasa, melainkan instrumen solutif. Organisasi ini diharapkan berani mengambil peran di garda terdepan untuk membina rantai pasok dari hulu ke hilir, mendampingi proses legalitas dan sertifikasi, hingga mengawal penetrasi pasar bagi produk-produk lokal karya anak bangsa.
Kini, langkah nyata dan gebrakan TAYARA sangat dinantikan oleh publik luas. Formatur kepengurusan di bawah komando H. Moch. Hamzah diproyeksikan akan segera merumuskan agenda kerja prioritas. Targetnya jelas: melindungi konsumen, memberdayakan produsen, dan mengawal Indonesia agar semakin tangguh sebagai kiblat ekosistem halal sekaligus tayyib di kancah global.
