Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Pertama terhadap LNG Rusia

0
6
Uni Eropa Jatuhkan Sanksi Pertama terhadap LNG Rusia

JAKARTA – Dewan Eropa mengadopsi sanksi dunia usaha kemudian individu terhadap Rusia berhadapan dengan konflik Ukraina, sebagai bagian dari paket sanksi terbaru yang mana telah memasuki putaran ke-14. Sanksi Eropa yang disebutkan memiliki target sektor-sektor bernilai tinggi dari ekonomi Rusia , seperti energi, keuangan, kemudian perdagangan.

Blok Eropa juga mencoba mengurangi Kota Moskow lalu mitra dagangnya mengakali sanksi Uni Eropa. Dalam kebijakan terbaru ini, Uni Eropa (UE) untuk pertama kalinya berusaha mencapai gas alam cair (LNG) dengan syarat Rusia .

Sanksi-sanksi yang dimaksud menyasar pada perusahaan pelayaran milik negara Rusia, Sovcomflot, CEO-nya, dan juga berbagai perusahaan di tempat China, Kazakhstan, Kirgistan, Turki, lalu Uni Emirat Arab. Uni Eropa telah dilakukan memberlakukan larangan penyelenggaraan pelabuhan-pelabuhannya untuk trans-pengiriman gas alam cair (LNG) Rusia setelahnya masa transisi selama sembilan bulan.

Selain itu, sanksi yang disebutkan melarang pembangunan ekonomi baru lalu penyediaan barang, teknologi, lalu layanan oleh operator Uni Eropa untuk penyelesaian proyek-proyek LNG yang dimaksud sedang dibangun, termasuk LNG Arktik 2 juga LNG Murmansk.

Operasi pemuatan ulang, transaksi kapal-ke-kapal, serta pemindahan kapal-ke-kilang dengan tujuan mengekspor kembali ke negara ketiga melalui UE sudah pernah dilarang. Namun pembatasan tidak ada mempengaruhi impor LNG Rusia untuk digunakan di tempat pada blok, bunyi pernyataan resmi.

Rusia seperti diketahui merupakan pemasok utama LNG ke blok yang disebutkan setelahnya aliran gas pipa anjlok pada tahun 2022 akibat gelombang sanksi dan juga sabotase pipa Nord Stream, yang tersebut sebelumnya menjadi saluran utama gas Rusia ke UE.

Di antara langkah-langkah lain pada paket sanksi ke-14, ada juga pembatasan ekspor barang yang dimaksud diyakini Uni Eropa berkontribusi pada peningkatan kemampuan bidang Rusia, seperti materi kimia, termasuk bijih mangan dan juga mineral tanah jarang, plastik, mesin penggali, monitor, juga peralatan listrik.

Uni Eropa juga memperketat pembatasan ekspor pada puluhan entitas di area negara ketiga seperti China, Kazakhstan, Kirgistan, Türkiye, lalu Uni Emirat Arab berhadapan dengan dugaan pasokan barang kemudian teknologi pengaplikasian ganda ke Rusia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here