Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendukung penyelenggaraan Festival Pekan Jajan Wamena 2026 sebagai upaya memperluas ruang pemasaran dan mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah tersebut.
Festival yang digagas Hipere Entertainment itu berlangsung di Wamena pada 30 Oktober hingga 8 November 2026. Sebanyak 31 UMKM ikut ambil bagian dalam kegiatan yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kabupaten Jayawijaya tersebut.
Dorong pertumbuhan UMKM daerah
Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengatakan festival jajanan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan sektor UMKM. Ia menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara karena dinilai membantu membangkitkan dan membuka peluang pengembangan bagi UMKM di Kabupaten Jayawijaya.
Atenius menyampaikan hal tersebut di Wamena, Jumat, saat membuka Festival Pekan Jajan Wamena 2026. Menurut dia, kegiatan yang mempertemukan pelaku usaha dan masyarakat melalui produk jajanan itu berpotensi menciptakan dampak ekonomi baru bagi para pelaku UMKM.
Bupati juga menilai pelaksanaan festival untuk pertama kalinya merupakan langkah positif bagi daerah. Ia menyatakan optimistis berbagai kreasi yang dihasilkan pelaku UMKM Wamena dapat memberi manfaat ekonomi bagi pelakunya.
Wadah pemasaran produk lokal
Koordinator UMKM Festival Pekan Jajan Wamena 2026, Fatmawati, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menyediakan tempat bagi pelaku UMKM dalam memasarkan hasil produksi mereka.
Menurut Fatmawati, sejumlah UMKM rumahan di Wamena memiliki produk, kemampuan, dan potensi, tetapi belum mempunyai branding yang memadai. Kondisi itu membuat produk mereka belum dikenal secara luas.
Melalui festival tersebut, para pelaku usaha memperoleh kesempatan untuk menampilkan dan memasarkan produk secara lebih baik. Dengan demikian, produk UMKM rumahan diharapkan dapat lebih dikenal oleh masyarakat melalui kegiatan yang secara khusus menyediakan ruang promosi bagi mereka.
Fatmawati juga menyebut anak-anak Wamena memiliki kemampuan dan bakat untuk berkreasi, tetapi masih menghadapi keterbatasan wadah. Festival ini menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan kreativitas tersebut dengan kegiatan ekonomi yang melibatkan UMKM.
Diikuti 31 UMKM
Keterlibatan 31 UMKM menjadi bagian utama dalam Festival Pekan Jajan Wamena 2026. Para pelaku usaha mengikuti kegiatan yang berlangsung selama 10 hari tersebut dengan memanfaatkan festival sebagai tempat memasarkan produk mereka.
Dukungan Pemerintah Kabupaten Jayawijaya dan penyelenggara diarahkan untuk mendorong agar UMKM setempat dapat berkembang. Festival ini sekaligus memperkenalkan produk-produk usaha rumahan kepada khalayak yang lebih luas.
Pelaksanaan perdana Festival Pekan Jajan Wamena menunjukkan adanya upaya menyediakan ruang promosi bagi UMKM di Jayawijaya. Pemerintah daerah berharap kegiatan semacam ini dapat membawa dampak ekonomi melalui pengembangan produk dan kreasi pelaku usaha lokal.
Sumber: ANTARA News – Bisnis
















