Berolahraga ketika Puasa Ternyata Rentan Cedera, Begini Keterangan Ahli

0
12
Berolahraga ketika Puasa Ternyata Rentan Cedera, Begini Keterangan Ahli

INFOJAWATIMUR.com – JAKARTA – Benarkah olahraga pada waktu berpuasa rentan cedera? Jika Anda termasuk yang mana suka berolahraga, Anda masih bisa jadi konsisten berolahraga ketika bulan puasa lho.

Akan tetapi, perlu sesuaikan intensitas juga waktu berolahraga yang tepat. Jika tidak, kemungkinan mengalami cedera cukup tinggi.

Dokter Spesialis Ortopedi, dr. Yohannes Toban Layuk Allo, M.Kes, Sp.OT (K) menjelaskan bahwa olahraga selama bulan puasa menciptakan tubuh menjadi rentan terkena dehidrasi.

“Tapi yang mana membedakan adalah pada pada waktu puasa kan gak ada asupan air minum ya. Berarti tubuh rentan pada kondisi dehidrasi,” kata dr. Toban pada untuk awak media di dalam kawasan Kebayoran Baru, belum lama ini.

Menurut dr. Toban, pada waktu tubuh dehidrasi akibat berpuasa, maka otot-otot di area di badan tambahan mudah mengalami ketegangan. Kondisi ini bisa jadi menghambat gerak Anda ketika berolahraga lho.

Oleh karenanya, waktu untuk berolahraga selama bulan puasa disarankan 60 menit sebelum berbuka atau sesudah berbuka puasa. Hal ini tentunya disesuaikan dengan kemampuan juga kondisi tubuh.

“Kalau di kondisi dehidrasi, ototnya itu akan lebih lanjut gampang mengalami spasme atau ketegangan otot,” ujarnya.

Maka risiko cedera pada waktu berolahraga akan lebih besar tinggi disebabkan oleh kondisi dehidrasi yang digunakan menimbulkan otot tubuh mengalami ketegangan. Bukan cuma itu, pada waktu puasa pun gula pada tubuh bergabung menurun.

Hal ini dapat memproduksi tubuh tambahan lemas lalu terkadang merasa pusing. Ketika memaksa diri untuk berolahraga ketika berpuasa, maka tingkat konsentrasi akan terlibat mengecil lalu dapat mempengaruhi aksi di berolahraga yang mana memicu cedera.

“Jadi risiko cedera otot atau spasme otot akan lebih tinggi tinggi pada kondisi dehidrasi. Selain itu kalau lagi puasa kan gulanya turun, identik aja kalo kelaparan apa yang terjadi? Pusing, gak konsentrasi,” jelas dr. Toban.

Dr. Toban pun menyarankan ketika berbuka puasa untuk segera meminum larutan yang digunakan mengandung elektrolit apabila hendak berolahraga pada waktu berpuasa, seperti air kelapa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here