Diserbu Lebih dari 800 Peserta! Aksi ‘Turun Gunung’ 85 Dokter Spesialis SMAN 5 Surabaya Bidik Rekor MURI

 

INFOJAWATIMUR.COM – Auditorium Gedung Indosat di Jalan Kayoon, Surabaya, menjadi saksi bisu berkumpulnya puluhan tenaga medis profesional pada Sabtu (7/11/2026). Namun, ini bukanlah simposium kedokteran, melainkan wujud nyata pengabdian masyarakat berskala masif. Merayakan hari jadinya yang ke-69, Ikatan Alumni SMAN 5 Surabaya (IKASMANCA) menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan donor darah yang dikawal langsung oleh 85 dokter spesialis (dari 69 yang direncanakan) yang seluruhnya merupakan lulusan murni dari satu almamater tersebut.

Fenomena Langka yang Melampaui Target

Pada fase perencanaan, panitia menyusun target yang sarat akan makna simbolis: mengumpulkan 69 dokter spesialis agar selaras dengan usia SMAN 5 Surabaya tahun ini. Di luar dugaan, panggilan kemanusiaan ini memicu gelombang solidaritas yang tak terbendung di grup-grup komunikasi lintas angkatan alumni.

“Antusiasme sejawat alumni sungguh di luar dugaan, bahkan membuat panitia kewalahan. Kuota 69 dokter spesialis lekas terpenuhi. Dalam beberapa hari terakhir pendaftaran, dengan sangat terpaksa kami harus menolak sejumlah dokter spesialis yang masih bersikeras ingin bergabung karena kuota operasional sudah maksimal,” terang dr. Natradias Surohadi, M.M., Sp.PK., selaku Ketua Panitia Kegiatan.

Tidak hanya dari sisi tenaga medis, gelombang antusiasme warga yang ingin memeriksa kesehatan dan mendonorkan darahnya pun membeludak sejak pagi hari. Formasi 85 dokter spesialis ini juga tidak bekerja sendirian; mereka didukung penuh oleh barisan relawan dari dokter umum dan dokter gigi lulusan SMAN 5 yang memastikan setiap warga mendapatkan penanganan medis yang komprehensif.

Mengincar Pengakuan Museum Rekor  Indonesia (MURI)

Bakti sosial berupa pengobatan gratis mungkin sudah sering dijumpai di masyarakat. Namun, memobilisasi 85 dokter spesialis yang tengah aktif berpraktik yang berasal dari satu sekolah menengah atas yang sama merupakan sebuah pencapaian yang terbilang sangat langka. Fakta inilah yang mendorong pengurus IKASMANCA untuk mendaftarkan inovasi sosial ini ke dalam Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

“Kami melihat potensi keberdayaan dan jejaring alumni SMAN 5 Surabaya ini sangat luar biasa. Menggelar pelayanan kesehatan dengan keterlibatan dokter spesialis terbanyak dari satu sekolah adalah rekam jejak baru yang ingin kami ukir di tingkat nasional,” tambah dr. Natradias. Pihak MURI saat ini telah menyetujui proses penilaian untuk memvalidasi rekor bergengsi tersebut.

Kontribusi Ganda: Untuk Masyarakat dan Almamater

Di balik gebyar acara sosial untuk masyarakat luas, IKASMANCA membuktikan bahwa mereka tidak melupakan tempat mereka bertumbuh. Bendahara Umum DPP IKASMANCA, Adi Dharma, menegaskan bahwa pergerakan alumni dirancang untuk memberikan dampak yang berkelanjutan.

Secara internal, wujud dedikasi para alumni SMAN 5 Surabaya telah direalisasikan melalui berbagai program strategis, di antaranya:

  • Pemugaran Infrastruktur: Renovasi empat ruang kelas guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih modern dan nyaman bagi adik-adik kelas.

  • Jaring Pengaman Pendidikan: Penyaluran program beasiswa bagi pelajar berprestasi agar terus fokus belajar tanpa terkendala biaya.

  • Peningkatan Kapasitas SDM: Penyelenggaraan pelatihan kompetensi khusus bagi pendidik dan siswa, yang diwujudkan melalui kolaborasi akademis dengan Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

“IKASMANCA terus berupaya agar setiap langkah kami memberikan dampak yang nyata. Baksos dan donor darah hari ini adalah bukti komitmen jangka panjang kami kepada warga Surabaya, mengingat ini sudah menjadi agenda penyelenggaraan yang ketiga kalinya,” pungkas Adi.

Momentum HUT ke-69 SMAN 5 Surabaya ini menjadi pembuktian nyata bahwa ekosistem pendidikan yang baik pada akhirnya akan mencetak lulusan yang tidak hanya sukses menembus puncak profesi, tetapi juga bersedia merunduk untuk menebar manfaat bagi sesama.

Home Trending Kontak
Exit mobile version