Edy Rahmayadi Dipastikan Maju Pilgub Sumut 2024 dari PDIP, Siap Bersaing dengan Menantu Jokowi?

0
11
Edy Rahmayadi Dipastikan Maju Pilgub Sumut 2024 dari PDIP, Siap Bersaing dengan Menantu Jokowi?

INFOJAWATIMUR.com – Jakarta – Mantan Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi mengambil formulir pendaftaran akan calon gubernur di tempat Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD PDIP) Sumut untuk bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Formulir Pilgub Sumut 2024 ini sudah pernah diambil Edy melalui perwakilan. 

“Edy Rahmayadi diwakilkan kelompok mengambil formulir pendaftaran kemarin (Sabtu 20 April 2024) pada Kantor PDIP Sumut,” tutur Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya, pada 21 April 2024, seperti diberitakan Antara

Aswan Jaya menjelaskan, berdasarkan informasi, Edy berencana dengan segera mengatasi berkas formulir pendaftaran yang dimaksud di area kantor partai sekaligus mendaftar. Aswan juga mengungkapkan, pihaknya masih membuka pendaftaran untuk calon lain di Pilgub Sumut 2024. 

“Hingga ketika ini yang digunakan mengambil formulir pendaftaran calon gubernur maju Pemilihan Kepala Daerah 2024, yakni Edy Rahmayadi kemudian Kepala Kabupaten Tapanuli Utara Nikson Nababan,” kata dia. 

Pendaftaran Edy menunjukkan akan menjadi saingan Bobby Nasution pada Pilgub Sumut 2024. Pasalnya, Bobby juga akan mengambil formulir dari partai-partai yang tersebut telah membuka pendaftaran, kecuali PDIP lantaran dinilai telah mendepaknya. Ia menegaskan, “Kita mencoba dari semua partai kalau bisa. PDIP nanti Insyaallah kita coba.” 

Profil Edy Rahmayadi

Edy Rahmayadi lahir pada 10 Maret 1961 di dalam Sabang, Aceh, tetapi berbagai menghabiskan masa kecil di area Besitang, Langkat Sumatera Utara. Ia merupakan anak dari orang TNI dengan pangkat terakhir sebagai Kapten yang dimaksud bernama Rahman Ishaq. 

Edy menyelesaikan sekolah menengah di tempat SMA Negeri 1 Medan lalu sempat berkuliah di tempat Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) pada 1979. Saat menempuh studi di dalam UISU, ia bertemu Nawal Lubis yang dimaksud menjadi istrinya.

Setelah lulus dari UISU, Edy melanjutkan lembaga pendidikan di area Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) yang digunakan lulus pada 1985. Setelah itu, ia menjadi Komandan Batalyon jajaran Korps Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat (AD). Selain itu, ia juga pernah ditunjuk menjadi komandan di area berbagai wilayah pada Indonesia, mulai dari Aceh sampai Papua. 

Edy juga pernah menduduki jabatan militer, mulai dari Asisten Operasi di tempat Komando Daerah Militer Iskandar Muda sampai Komandan Resor Militer 174 Cendrawasih. Ia juga pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Lingkungan 100/Prajurit Setia juga Kodam I/Bukit Barisan pada 1998. Kariernya di dunia militer perlahan mengalami peningkatan. Sampai pada 2015, ia dipercaya menjadi Panglima Kodam I/BB yang mana beberapa bulan kemudian ditunjuk sebagai Panglima Komando Cadangan Penting AD atau Pangkostrad.

Selain pada dunia militer, Edy pernah menjadi penyelamat sepak bola Sumut, teristimewa Medan. Saat itu, ia menjadi pembina regu PSMS Medan yang dimaksud berhasil menjuarai Piala Presiden dan juga menyelesaikan konflik internal. Setelah itu, ia diangkat menjadi Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) periode 2016-2020. Sebelum menyudahi jabatan sebagai Ketua Umum PSSI, ia berhasil menang di Pilgub Sumut 2018 yang digunakan diusung empat partai, yaitu Hanura, Gerindra, PKS, dan juga PAN.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here