Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM –
Fakultas Hukum Universitas Negeri Surabaya (FH Unesa) memperkuat jejaring akademik internasional melalui kerja sama dengan tiga universitas terkemuka di Eropa, yakni Tilburg University (Belanda), Université Libre de Bruxelles (Belgia), dan Paris 1 Panthéon-Sorbonne Law School (Prancis). Kesepakatan tersebut merupakan hasil kunjungan delegasi FH Unesa dalam Program EQUITY (Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition) yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi pada 21–28 Juni 2026.
Delegasi FH Unesa dipimpin Dekan Fakultas Hukum, Arinto Nugroho, didampingi Hikam Hulwanullah dari Tim Kerja Sama Internasional dan Ahmad Nailul Author dari Tim Matchmaking.
Kunjungan pertama dilaksanakan di Tilburg University, Belanda. Delegasi FH Unesa diterima oleh Wessel Meijer dari International Office Tilburg University bersama jajaran pimpinan Tilburg Law School, yakni Dekan Prof. dr. Stephanie van Gulijk dan Wakil Dekan Bidang Pendidikan Dr. Gert-Jan Leenknegt.
Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua institusi juga sepakat mengembangkan riset bersama melalui Pusat Kajian Hukum Disabilitas, sekaligus membuka peluang pelaksanaan pertukaran mahasiswa (student exchange), mobilitas dosen (staff mobility), penyelenggaraan kuliah tamu internasional, serta kolaborasi publikasi ilmiah.
Agenda berikutnya berlangsung di Université Libre de Bruxelles (ULB), Belgia. Delegasi FH Unesa disambut Dekan ULB Law School Prof. Pierre Klein dan Direktur Kerja Sama Internasional Prof. Damien Scalia.
Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas implementasi kerja sama melalui skema Erasmus+ Mobility. Program tersebut ditargetkan mulai berjalan pada 2027 melalui pertukaran mahasiswa selama satu semester dengan sistem transfer kredit (credit transfer), disertai program mobilitas dosen dan pengembangan kegiatan akademik bersama.
Rangkaian kunjungan akademik ditutup di Paris 1 Panthéon-Sorbonne Law School, Prancis. Pada kesempatan tersebut, kedua institusi menyepakati penguatan kolaborasi riset dan publikasi ilmiah, khususnya di bidang Hukum Internasional dan Hukum Keolahragaan (Sports Law). Bidang terakhir menjadi salah satu fokus pengembangan keilmuan FH Unesa sejalan dengan karakter Universitas Negeri Surabaya sebagai perguruan tinggi yang memiliki keunggulan di bidang keolahragaan.
Dekan FH Unesa, Arinto Nugroho, mengatakan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi fakultas untuk memperluas jejaring akademik internasional sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan hukum yang berdaya saing global.
“Program EQUITY memberikan kesempatan bagi kami untuk membangun kemitraan strategis dengan perguruan tinggi bereputasi di Eropa. Hasil dari kunjungan ini tidak berhenti pada penandatanganan kerja sama, tetapi akan diwujudkan melalui berbagai program konkret, seperti pertukaran mahasiswa, mobilitas dosen, riset kolaboratif, dan publikasi ilmiah internasional. Kami berharap kolaborasi ini memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, dosen, serta penguatan kapasitas institusi,” ujar Arinto.
Menurut Arinto, internasionalisasi merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan tinggi sekaligus memperluas akses sivitas akademika terhadap jejaring akademik global.
Melalui kerja sama dengan Tilburg University, Université Libre de Bruxelles, dan Paris 1 Panthéon-Sorbonne Law School, FH Unesa berharap dapat memperluas peluang kolaborasi internasional di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan sumber daya manusia, sekaligus memperkuat posisi fakultas dalam menghadapi dinamika pendidikan hukum di tingkat global.
