Berita  

Pemprov Gorontalo Bantah Pertemuan Gusnar-Fadli Zon Bahas Cagar Budaya

Pertemuan 24 Agustus 2026 disebut berkaitan dengan pengusulan HB Jassin dan Aloei Saboe sebagai calon Pahlawan Nasional.

Pemerintah Provinsi Gorontalo membantah anggapan bahwa pertemuan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dengan Menteri Kebudayaan Fadli Zon berkaitan dengan persoalan cagar budaya di Kota Gorontalo. Pemprov menyatakan agenda utama pertemuan tersebut adalah pengusulan HB Jassin dan Aloei Saboe sebagai calon Pahlawan Nasional.

Bantahan itu disampaikan Juru Bicara Gubernur Gorontalo, Alvian Mato, pada Selasa. Menurut Alvian, pertemuan Gusnar dan Fadli Zon dilakukan atas arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf setelah audiensi Gubernur Gorontalo dengan Menteri Sosial pada 21 April 2026.

"Gubernur Gorontalo mendatangi Fadli Zon atas arahan Menteri Sosial Saifullah Yusuf hasil audiensi dengan Menteri Sosial RI pada 21 April 2026," kata Alvian.

Bantahan atas pernyataan Wali Kota Gorontalo

Pernyataan Pemprov Gorontalo itu merespons sambutan Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea dalam apel aparatur sipil negara Pemerintah Kota Gorontalo di Lapangan Taruna Remaja, Senin, 7 September 2026. Video sambutan tersebut kemudian beredar di media sosial.

Dalam sambutannya, Adhan menuding Gusnar turut memengaruhi Fadli Zon terkait persoalan pembongkaran bangunan cagar budaya di Kota Gorontalo. Adhan juga mempertanyakan alasan Gusnar menemui Menteri Kebudayaan untuk membahas pengusulan HB Jassin dan Aloei Saboe, karena menurutnya proses tersebut merupakan ranah Kementerian Sosial.

Menanggapi hal itu, Alvian menjelaskan bahwa Fadli Zon juga menjabat sebagai Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (DGTK). Lembaga tersebut memiliki peran dalam proses pemberian gelar Pahlawan Nasional, antara lain dengan meneliti, membahas, dan memverifikasi usulan serta memberikan pertimbangan kepada Presiden.

Kronologi pengusulan dua tokoh

Gusnar sebelumnya menyerahkan dokumen pengusulan HB Jassin dan Aloei Saboe sebagai calon Pahlawan Nasional kepada Menteri Sosial Saifullah Yusuf pada 21 April 2026. Setelah itu, Gubernur Gorontalo menemui Fadli Zon di Jakarta pada 24 Agustus 2026 dan menyerahkan dokumen pengusulan kedua tokoh tersebut.

Alvian menegaskan bahwa agenda utama pertemuan pada 24 Agustus itu berkaitan dengan proses pengusulan kedua tokoh asal Gorontalo tersebut sebagai calon Pahlawan Nasional. Ia membantah adanya kaitan utama antara pertemuan itu dan persoalan cagar budaya.

"Jadi tidak ada urusan dengan cagar budaya," ujar Alvian.

Penjelasan Gusnar soal cagar budaya

Gusnar sebelumnya juga membantah tudingan bahwa dirinya memengaruhi Fadli Zon dalam persoalan cagar budaya di Kota Gorontalo. Ia menjelaskan, pembicaraan mengenai cagar budaya memang muncul dalam pertemuan tersebut setelah pembahasan mengenai calon Pahlawan Nasional selesai.

Namun, Gusnar menyebut isu cagar budaya itu pertama kali disinggung oleh Fadli Zon. Pemprov Gorontalo kemudian menegaskan kembali bahwa tujuan utama kunjungan tersebut adalah membahas pengusulan HB Jassin dan Aloei Saboe sebagai calon Pahlawan Nasional, bukan persoalan pembongkaran bangunan cagar budaya.

Sumber: ANTARA News – Terkini

Home Trending Kontak
Exit mobile version