Surabaya, INFOJAWATIMUR.COM –
Penguatan organisasi dan konsolidasi kepengurusan menjadi bagian penting dalam menjalankan peran serikat pekerja. Semangat tersebut mengiringi pengukuhan jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah Serikat Pekerja Produktiva (DPW SP Produktiva) Jawa Timur masa bakti 2026–2030 yang berlangsung di Hotel Bisanta Bidakara, Jalan Tegalsari No. 77–85, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 30 peserta, terdiri atas jajaran pengurus DPW yang dikukuhkan, penasihat organisasi, pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC), serta sejumlah undangan lainnya.

Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi SP Produktiva Jawa Timur untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menegaskan tanggung jawab kepengurusan dalam menjalankan roda organisasi dan memperjuangkan kepentingan pekerja.
Dalam susunan kepengurusan masa bakti 2026–2030, Supolo Setyo Wibowo, S.H., M.H. dipercaya sebagai Ketua DPW SP Produktiva Jawa Timur. Ia didampingi Eko Purwanto, S.Sos. sebagai Wakil Ketua, Fujianto, S.H. sebagai Sekretaris Umum, serta Indra Andjarsari, S.H. sebagai Bendahara Umum.
Sementara itu, Dewan Penasihat terdiri atas Ir. H.M. Asrori Murtadho dan Ir. H. Tavip Tri Cahyono.
Adapun koordinator bidang dijabat Dr. Prayogo Laksono, S.H., M.H., CLI., CLA., CTL., CRA. pada Bidang Hukum dan Advokasi; Zaenal Mustofa, S.Kom. pada Bidang Kesejahteraan Anggota; Riska Candra K, S.H. pada Bidang Litbang dan Organisasi; serta Farid Sebastiyan, S.I.Kom. pada Bidang Hubungan Masyarakat.
Dalam sambutannya, Supolo Setyo Wibowo mengungkapkan bahwa sebelum bergabung, dirinya sempat mengira SP Produktiva merupakan organisasi berskala kecil. Namun, setelah bergabung dan mengenal lebih jauh organisasi tersebut, pandangannya berubah. Ia melihat SP Produktiva sebagai organisasi yang lebih besar dari perkiraan awalnya.

Pengalaman tersebut menumbuhkan optimisme Supolo terhadap perjalanan organisasi ke depan. Ia berharap SP Produktiva dapat terus tumbuh, berkembang, dan semakin besar dalam menjalankan peran serta fungsi organisasinya.
Harapan tersebut menjadi salah satu semangat yang menyertai kepengurusan baru dalam mengemban amanah organisasi. Penguatan koordinasi, komunikasi antartingkatan kepengurusan, serta pelaksanaan tugas sesuai bidang masing-masing menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi.
Melalui pengukuhan kepengurusan masa bakti 2026–2030 ini, DPW SP Produktiva Jawa Timur diharapkan dapat memperkuat peran representasi dan advokasi, sekaligus mengawal kepentingan serta pemenuhan hak-hak pekerja.


















