Trae Young memasuki musim NBA 2026/2027 dengan misi membantu Washington Wizards kembali bersaing memperebutkan tiket playoff. Tekad itu muncul setelah cedera membatasi penampilannya sepanjang musim sebelumnya.
Young mengawali musim baru dengan kontribusi penting dalam dua kemenangan beruntun Wizards. Washington mengalahkan Milwaukee Bucks 128-116 pada Rabu (21/10) waktu setempat, lalu menundukkan Chicago Bulls 124-120 pada Sabtu (24/10).
Dalam laga melawan Milwaukee, Young mencetak 20 poin dan 13 assist. Anthony Davis menjadi pencetak angka terbanyak Wizards dengan 34 poin serta 12 rebound. Tiga hari kemudian, Young kembali tampil produktif saat menghadapi Chicago dengan torehan 25 poin dan sembilan assist.
Kebangkitan setelah cedera
Musim lalu menjadi periode sulit bagi Young. Pemain berusia 28 tahun itu hanya tampil dalam 15 pertandingan karena cedera, termasuk lima laga setelah Atlanta Hawks menukarnya ke Washington. Kondisi tersebut membatasi kesempatannya untuk menunjukkan kemampuan sebagai salah satu pengatur serangan terbaik NBA.
Young mengatakan absennya dalam sebagian besar musim membuat publik mudah melupakan kemampuannya. Karena itu, ia menyambut musim baru dengan harapan dapat kembali tampil seperti sebelumnya.
Pada musim 2024/2025, Young terpilih sebagai pemain NBA All-Star. Ia juga memimpin liga dalam rata-rata assist, yakni 11,6 per pertandingan, serta mencatatkan rata-rata 24,2 poin.
Peran Young melampaui statistik
Pelatih Wizards Brian Keefe menilai pengaruh Young tidak hanya terlihat dari jumlah poin dan assist. Menurut dia, kemampuan mengambil keputusan serta memberikan energi kepada rekan setim menjadi bagian penting dari kontribusi sang pemain.
Dampak tersebut terlihat ketika Wizards menghadapi Bucks. Young mencetak lima poin dan enam assist pada kuarter keempat dengan hanya satu kali kehilangan penguasaan bola. Ia juga memberikan assist kepada tujuh pemain berbeda, sehingga Washington mampu mempertahankan kendali permainan pada fase akhir.
Anthony Davis menilai kemampuan Young membaca pertahanan lawan merupakan salah satu kekuatan utama Wizards. Ketika lawan mengerahkan dua pemain untuk menjaganya, kemampuan mengoper dan pemahaman permainan Young dinilai dapat membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Young dan Davis bergabung dengan Wizards pada Januari lalu setelah sebelumnya memperkuat tim berbeda. Washington juga memiliki pemain berpengalaman lain, seperti Khris Middleton, yang pernah menjuarai NBA, serta Deandre Ayton, yang tampil pada Final NBA 2021.
Wizards membangun era baru
Selain mengandalkan pemain senior, Washington mencoba membentuk kombinasi dengan talenta muda. Mereka diperkuat AJ Dybantsa, pilihan pertama NBA Draft 2026, serta Alex Sarr, Bub Carrington, Kyshawn George, Bilal Coulibaly, Tre Johnson, dan Will Riley.
Gabungan pemain berpengalaman dan pemain muda itu menjadi bagian dari upaya Wizards membangun kekuatan baru. Young sendiri memiliki pengalaman membawa Atlanta Hawks mencapai final Wilayah Timur pada 2021.
Washington belum tampil di babak playoff sejak 2021. Dalam tiga musim terakhir, Wizards hanya meraih 17 kemenangan pada musim 2025/2026, 18 kemenangan pada 2024/2025, dan 15 kemenangan pada 2023/2024.
Young menandatangani kontrak empat tahun pada musim panas dan berharap dapat membantu mengubah pencapaian tersebut. Ia menyadari gelar juara mungkin belum harus diraih pada musim pertamanya bersama Washington, tetapi menargetkan timnya mampu bersaing menuju playoff.
Bagi Young, kedatangan sejumlah pemain baru memberikan suasana berbeda bagi Wizards dan kota Washington. Ia menyebut periode ini sebagai era baru yang harus dimanfaatkan tim untuk membangun kesuksesan.
Sumber: ANTARA News – Terkini
